Kisah WNI 85 Tahun Dapat Vaksin Covid di Amerika, Tetap Kuat Angkat Barbel

Sabtu, 22 Mei 2021 21:07 Reporter : Kurnia Azizah
Kisah WNI 85 Tahun Dapat Vaksin Covid di Amerika, Tetap Kuat Angkat Barbel Petugas kesehatan mempersiapkan pemberian vaksin COVID-19 di Long Island Jewish Medical Center, New . Liputan6, ABC Australia©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Amerika Serikat termasuk dalam lima negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Empat di bawahnya secara berurutan ada India, Brazil, Prancis, dan Turki. Melansir Worldometers, Sabtu (22/5) pukul 15.06, virus corona telah menginfeksi 33.862.398 orang.

Dari jumlah tersebut, 27.399.429 dinyatakan sembuh, dan 603.408 orang di meninggal akibat Covid-19. Negara Amerika telah memulai vaksinasi sejak 14 Desember 2020 lalu. Sejumlah warga asal Indonesia yang tinggal di sana juga telah menerima vaksinasi.

Salah seorang yang menjadi prioritas utama, WNI yang berprofesi sebagai dokter jiwa di Amerika Serikat. Ia adalah Profesor Ling Tan, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, yang juga mengajar di Pennsylvania State University.

Profesor Ling saat ini telah berusia 85 tahun. Dirinya menerima suntikan tahap pertama pada tanggal 6 Januari lalu.

"Saya akan mendapat suntikan kedua tanggal 22 Januari," kata Ling seperti dikutip dari Liputan6.

Ia menjadi prioritas lantaran masih bekerja menjadi tenaga pengajar, serta harus berjumpa dengan pasien.

"Saya masih bekerja penuh waktu empat hari dalam seminggu. Saya sudah bekerja di Departemen Psikiatri di Pennsylvania selama 50 tahun," ungkapnya.

Profesor Ling menambahkan, semua warga di Amerika Serikat masih bisa terus bekerja. Selama mereka merasa mampu secara fisik dan psikis.

"Di sini orang diminta bekerja hanya karena usia mereka masuk dalam kategori Diskriminasi Usia. Di universitas, mereka senang untuk terus mempekerjakan saya," ujarnya.

Tak ada keluhan yang berarti, usai Profesor Ling menerima vaksin tahap satu dan dua. Ia mengatakan, masih menjalankan aktivitas seperti biasanya, termasuk mengangkat barbel.

"Sejauh ini saya tidak merasakan gejala apapun. Sehari setelah vaksinasi saya mengangkat barbel dengan tangan dan tidak merasakan apapun," pungkasnya. [kur]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini