Kisah Aipda Purnomo Rawat 160 ODGJ, Kini Pamit untuk Pendidikan Sekolah Perwira
Merdeka.com - Kanitbinpolmas Polres Lamongan Aipda Purnomo menjadi salah satu anggota polisi yang lolos dan terpilih untuk menjalani pendidikan sekolah perwira angkatan 52.
Selain menjadi polisi, Purnomo juga dikenal sebagai pemilik Yayasan Berkah Bersinar Abadi yang mengurus ratusan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Sebelum berangkat menjalani pendidikan, Purnomo pun menyempatkan diri untuk berpamitan dengan para ODGJ yang dirawatnya. Simak ulasan selengkapnya:
Pamit Jalani Pendidikan Sekolah Perwira
Melansir dari unggahan di Instagram @polisi_indonesia, membagikan video merekam momen saat Aipda Purnomo berpamitan denga para ODGJ asuhannya di panti.
Dia harus meninggalkan para ODGJ yang dirawatnya untuk sementara waktu karena harus menjalani pendidikan.
Purnomo akan menjalani pendidikan Sekolah Perwira Angkatan 52. Di hadapan 160 ODGJ, Purnomo pun berpamitan dan meminta agar mereka bersikap baik selama ditinggal olehnya.

Instagram/@polisi_indonesia ©2023 Merdeka.com
"Pagi ini saya mau berangkat Pendidikan Sekolah Perwira. Saya pamit sama sampean semuanya, saya minta tolong tetap dijaga sholatnya ya, jangan lupa terus diminum obatnya." kata Purnomo dikutip dari Instagram @polisi_indonesia (6/3).
Kisah Aipda Purnomo Punya Panti Rawat ODGJ

Instagram/@polisi_indonesia ©2023 Merdeka.com
Berbekal rasa tulus dan ikhlas, Aipda Purnomo adalah orang di balik Yayasan berkah Bersinar Abadi. Tempat tersebut merawat orang-orang dalam gangguan jiwa yang dibuang oleh keluarganya, atau tak memiliki biaya untuk melakukan perawatan. Saat ini, Purnomo disebut sudah merawat sebanyak 160 ODGJ di pantinya. Yayasan sekaligus rumah Aipda Purnomo ini memberikan pelayanan kesehatan yang baik.
Berikan Pelayanan Gratis

Instagram/@polisi_indonesia ©2023 Merdeka.com
Setiap hari, Purnomo memberikan perawatan untuk ratusa ODGJ dengan baik. Hampir seluruh biaya perawatan diberikan sevara gratis kepada ODGJ yang ditemukan terlantar. Mulai dari rutin setiap harinya untuk mengecek tensi, perawatan dengan mendatangkan dokter spesialis, maupun rujukan rehabilitasi."Di sini semua gratis, kecuali yang memang dititipkan dikenakan biaya untuk subsidi silang. Tapi, memang selebihnya dari hasil YouTube," kata Purnomo dikutip dari laman ntmcpolri (6/3).
Lihat postingan ini di Instagram(mdk/khu)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya