Keterlaluan! Guru Tampar Murid Hanya Karena Tumpahkan Minuman di Kelas
Merdeka.com - Seorang guru terlibat perselisihan dengan muridnya di dalam kelas hanya karena tumpahan minuman. Tak hanya berdebat, guru wanita tersebut juga menampar siswa sebelum dilerai siswa lain.
Peristiwa ini mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Termasuk menilai sikap Guru tersebut berlebihan karena sampai bertindak dengan kekerasan.
Peristiwa tersebut terjadi di SMP Negeri 1 Sawit Boyolali. Melansir dari akun Tiktok @liputan6.sctv Jumat (4/11) berikut informasi selengkapnya.
Siswa Tumpahkan Minuman di Kelas

Tiktok liputan6.sctv ©2022 Merdeka.com
Kejadian tersebut bermula ketika siswa tersebut tak sengaja menumpahkan air di atas meja. Sang guru yang memintanya untuk membersihkan meja, malah tidak dilaksanakan dengan baik.
Siswa tersebut membersihkan air menggunakan sapu dan memutar-mutar sapu hingga mengenai temannya.
Guru yang diketahui berinisial RS ini lantas menegur dan menasehati siswa tersebut. Namun karena adanya miskomunikasi antara keduanya, sehingga muncul perdebatan yang membuat amarah guru meledak.
Respon Berlebihan Guru Dengan Menampar
RS memarahi siswa tadi dengan cara yang cenderung berlebihan sehingga memancing siswa menunjukkan gestur melawan.
"Opo? Keno ngunuh, kok nantang aku piye to, kok kowe nantang aku to? (Apa? boleh begitu, kok nantang saya gimana to, kok kamu nantang saya to?)," ujar RS bernada tinggi.
Tak lama RS melayangkan tamparan ke pipi siswa sebanyak dua kali. Murid lain yang melihat hal tersebut berinisiatif melerai.
"Sampun-sampun (sudah-sudah) Bu," imbuh siswa yang mencoba melerai.
Karena kekesalannya yang memuncak, RS tersebut kembali menoyor kepala siswa hingga sedikit terdorong ke belakang. Setelahnya RS merebut jas almamater yang dipakai siswa tadi untuk mengelap meja yang terkena tumpahan air.
Turut Ditanggapi Disdikbud Boyolali
Peristiwa ini mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Darmanto. Darmanto turut menyesali kejadian tersebut.
"Sekolah kita menjadi sekolah yang ramah kepada anak. Iklimnya iklim kondusif, gak ada kekerasan fisik, gak ada kekerasan non fisik, gak ada bullying, gak ada intoleran," jelas keterangan Darmanto.
Kepala Disdikbud memastikan kejadian ini akan sepenuhnya diserahkan kepada Inspektorat Jenderal (Itjen) dan selanjutnya akan diputuskan oleh Bupati Boyolali.
Ragam Komentar Warganet
Video kekerasan ini sudah banyak tersebar di berbagai sosial media. Banyak warganet yang turut mengomentari peristiwa ini.
Beberapa menyesalkan tindakan arogan Guru. Warganet juga turut menyoroti sikap siswa yang melerai dan menengahi pertengkaran tersebut secara baik-baik.
Berikut adalah beberapa komentar warganet.
"hanya minuman loh, gua yg pecahin kaca aja engak sampai segitunya guru sayaa," tulis akun @akmalfuad846
"lagian tumpahnya bukan di meja guru,surh aja bersihin secara baik baik," tulis akun @kay***
"biarpun murid bersalah harusnya guru lebih sabar. karna guru itu digugu dan ditiru artinya guru itu jadi panutan. 🙏🏻🙏🏻🙏🏻," komentar akun @novi***
"jempol banget anak yg melerainya 🙏🙏🙏," komentar akun @sitifatimah***
"salut banget sama temen nya yg melerainya..," komentar akun @suprihatin***
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya