Hilangkan Trauma Tsunami Aceh, TNI Ini Jadi Mekanik Motor Balap Setelah Pulang Dinas
Merdeka.com - Kisah seorang anggota TNI yang kini jadi mekanik motor balap bisa menjadi inspirasi bagi semua orang.
Sempat mengalami trauma parah setelah menjadi korban Tsunami Aceh, kini dia bangkit dan mendirikan bengkel spesialis motor.
Pengalaman pahit saat bertugas sebagai anggota TNI tak menyurutkan niatnya untuk bangkit dan terus berkarya. Jatuh bangun selama proses mendirikan bengkel telah dia lewatkan. Kini dia populer di kalangan pegiat motor balap.
Berikut adalah kisah anggota TNI yang sempat jadi korban Tsunami Aceh dalam membuat bengkel mekanik motor balap.
Korban Tsunami Aceh Saat Tugas
Peristiwa menyedihkan pada 2004 lalu tak menyurutkan tekad Kopral Satu Miaji dalam berkarya. Dia merupakan anggota TNI yang sempat menjadi korban Tsunami 2004 saat bertugas di Aceh.
Miaji ditempatkan di Kecamatan Meulaboh Aceh. Saat itu dia dan ke-12 temannya bertugas di pesisir pantai sebelum akhirnya ombak besar menyapu dirinya dan temannya.

Youtube Sukabalapmotor official ©2022 Merdeka.com
Dia menuturkan bahwa dari 12 orang, 11 temannya ditemukan meninggal dunia. Hanya dia yang selamat meski sempat terseret ombak sejauh 15 km. Miaji ditemukan di sebuah Tower TVRI.
Meski begitu, dia mengalami luka yang cukup parah di bagian paha dan sempat terancam diamputasi. Luka tersebut masih terlihat di paha kanannya.
Sempat Trauma Masa Lalu
Karena peristiwa itu, dia sempat mengalami trauma karena ingatan yang terjadi semasa di Aceh. Miaji menyebutkan bahwa traumanya perlahan hilang setelah teman-temannya datang ke rumahnya dan mengajak naik motor.
Akhirnya Miaji mempunyai motor jenis CB dan ikut klub motor tersebut sampai akhirnya traumanya perlahan terkikis.
Dia tertarik dengan sepeda motor dan mulai mencoba merakit sendiri motor tersebut. Karena kesibukan di bengkel, membuat perlahan lupa dan hilang.
Ikut Program Pembekalan TNI
Karena sempat trauma masa lalu saat bertugas, Miaji mengikuti program pembekalan materi dari TNI di Kementerian Pertahanan.
"Ada program untuk sekolah di Kementerian Pertahanan RI, programnya itu ada beberapa jurusan. Ada jurusan bengkel motor, mobil, menjahit, fotografer, ada 14 jurusan yang bisa dipilih disana. Akhirnya saya ikut program itu," ucap Miaji.
Program tersebut semakin membuat Miaji semakin tertarik dengan motor terutama balap. Dia pun terus mengasah kemampuannya hingga akhirnya membuat bengkel sendiri.
Pagi Dinas TNI, Sore Mekanik Motor
Meski dalam kondisi yang tidak seperti dulu, Miaji tetap masuk Dinas di kesatuan. Dia mengungkapkan kalau waktunya tetap harus dibagi saat bertugas dan mengurus bengkelnya.
"Ya kita kan dinas pagi sampe jam 3 jam 2, setelah itu kita kan bisa pegang-pegang mesin sampai malam," imbuh Miaji saat ditanya host.
Saat ini Miaji memiliki pangkat Kopral I, namun tugasnya tetap disesuaikan terlebih dia sudah 20 tahun mengabdi di TNI. Miaji tetap bisa membagi waktunya untuk bertugas dan menjadi mekanik bengkel motor balap.
Berikut video selengkapnya.
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya