Dunia Diteror Virus Corona

Senin, 27 Januari 2020 09:30 Reporter : Siwi Nur Wakhidah
Dunia Diteror Virus Corona Penanganan pasien virus corona di Wuhan. ©THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO/Handout via REUTERS

Merdeka.com - Virus Corona atau Novel Coronavirus (2019-nCoV), masih membuat dunia kalut. Hingga hari ini, Senin (27/1), penderita virus baru ini masih terus bertambah. World Health Organization (WHO), mencatat ada 1.320 kasus Virus Corona di berbagai belahan dunia per Sabtu (25/1).

Masih dari data WHO, di China ada 1.965 kasus yang diduga Virus Corona, tersebar di 20 provinsi. Jumlah tersebut, diperkirakan masih akan terus bertambah.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus berbahaya ini, pemerintah dari setiap negara telah meningkatkan keamanan kesehatan mereka, terutama di bandara dan memberikan imbauan kepada warganya untuk tetap tenang.

1 dari 7 halaman

Sudah 56 Meninggal & Ribuan Terinfeksi

Di Cina sudah lebih dari 50 orang yang dinyatakan meninggal karena Virus Corona. Virus ini juga sudah menyebar hampir di seluruh daratan China dan Asia.

2020 Merdeka.com

Di China, tercatat ada lebih dari 2.000 kasus tersebar. Dan, 40 kasus sudah dikonfirmasi ada di 13 tempat di luar China. Kondisi ini membuat pemerintah China, Presiden Xi Jinping mengatakan negaranya sedang menghadapi situasi yang sulit.

"Jangan salah, ini darurat di China. Tetapi, itu belum menjadi darurat kesehatan global," ucap Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhomon Ghebreyesu, Jumat (24/1) kemarin.

2 dari 7 halaman

Obat Belum Ditemukan

Hingga saat ini, para ahli medis belum menemukan obat untuk para pasien terjangkit Virus Corona. Dilansir dari Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), untuk sementara pasien terinfeksi Virus Corona akan ditangani dengan obat pengidap virus HIV.

China menyebut, mereka menggunakan kombinasi obat lopinavir dan ritonavir yang dijual dengan merek Kaletra dari AbbVie. NHC juga menyarankan pemberian dua tablet obat tersebut sebanyak dua kali sehari, dan satu dosis alpha interpheron lewat tindakan nebulisasi dua kali sehari.

Melansir dari Media Global Times, hingga saat ini, ahli medis China, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, masih terus berupaya menemukan obat untuk pasien pengidap Virus Corona.

3 dari 7 halaman

Virus Sudah Menyebar ke Negara Lain

Virus yang diketahui sudah menyebar sejak akhir 2019 lalu ini, sudah menyebar hingga ke berbagai negara lain di luar China dan Benua Asia. Kabarnya, sudah ada empat kasus Virus Corona di Amerika Serikat, Senin (27/1).

Channel News Asia 2020 Merdeka.com

Di Asia, penyebaran virus dari Kota Wuhan ini cukup cepat. Di Hongkong, sudah ada delapan kasus yang dikonfirmasi oleh siaran pers pemerintah mereka. Di California, satu pasien terinfeksi Virus Corona dilaporkan membaik.

Virus Corona juga menyebar hingga ke Jepang, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, Nepal, Kanada, dan Thailand. Pemerintah negara tersebut, sudah melakukan penanganan pertama bagi pasien terinfeksi virus, agar tidak menyebar.

4 dari 7 halaman

Sudah Sampai ke Malaysia

Pada Sabtu (25/1) kemarin, virus asal Wuhan ini sudah sampai di Malaysia. Pemerintah Malaysia mengonfirmasi ada tiga kasus Virus Corona. Terbaru, ada dua anak perempuan yang dilaporkan mengalami gejala 2019-nCoV.

Melansir dari New Straits Times, dua anak perempuan asal China dikarantina di Rumah Sakit Sultanah Maliha (HSM) karena diduga terinfeksi Virus Corona, Minggu (26/1) kemarin. Pihak rumah sakit masih terus mendalami gejala yang dialami oleh dua saudara tersebut.

"Sejauh ini, dua anak itu masih diduga, dan kami masih melakukan investigasi terhadap gejala mereka," ujar Direktur HSM, Dr Mansor Ismail.

5 dari 7 halaman

Wuhan Diisolasi

Kota Wuhan yang menjadi awal mula kemunculan Virus Corona kini telah diisolasi. Dilansir dari Liputan6.com, pemerintah setempat telah menutup tempat-tempat wisata dan sistem transportasi umum di 14 kota. Semua akses menuju kota ini juga sudah ditangguhkan.

2020 AP/CNN/Dok. Liputan6.com

Penutupan akses dari dan menuju Wuhan ini sudah dilakukan sejak Kamis (23/1) lalu. Sekitar 11 juta orang terisolasi, dan memutuskan untuk berdiam diri di dalam rumah.

Warga Kota Wuhan yang terjebak, memadati supermarket dan rumah sakit setempat. Warga terisolasi ini memborong habis persediaan di supermarket untuk stok mereka, karena semua akses telah ditutup.

6 dari 7 halaman

China Klaim Bisa Disembuhkan

Di tengah kalutnya pemberitaan mengenai Virus Corona, pemerintah China optimis, virus baru yang membuat heboh dunia ini bisa disembuhkan. Dua hari lalu, Sabtu (25/1), NHC menyatakan 36 pasien terinfeksi Virus Corona sudah sembuh dan dipulangkan.

2020 Merdeka.com

Menurut statistik dari NHC, sebelumnya ada 34 pasien sudah sembuh. Jumlah ini bertambah, seorang perempuan paruh baya di Shanghai dinyatakan sembuh, Jumat (24/1). Sehari sebelumnya, dua pasien di Shenzhen juga sudah diperbolehkan pulang.

7 dari 7 halaman

WHO Sebut Dunia Belum Darurat Virus Corona

Pekan lalu, Rabu (22/1), WHO telah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas wabah penyakit Virus Corona dan penyebarannya. Lewat pernyataan mereka, WHO menyebut, kondisi darurat ditetapkan di China dan belum bisa dinyatakan sebagai kondisi darurat global.

Channel News Asia 2020 Merdeka.com

"Ini (menjadi) darurat di China, tapi belum menjadi darurat kesehatan global," kata Ghebreyesu, Jumat (24/1). WHO juga mengumumkan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan.

"Untuk masyarakat secara global harus menujukkan keprihatinan mereka dan bekerja sama dengan baik," tulis WHO, Kamis (23/1).

[snw]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini