Doa Cebok dalam Islam, Ketahui Pula Pengertian Istinja dan Tata Caranya
Merdeka.com - Salah satu cara untuk menyucikan diri adalah dengan melakukan istinja atau cebok. Istinja dilakukan setelah melakukan buang air. Hal tersebut selain untuk membersihkan tubuh juga berguna untuk menghilangkan najis yang menempel pada tubuh.
Meskipun demikian, cebok atau istinja dalam Islam juga diatur dengan cukup ketat. Islam mengaturnya mulai dari tata cara, adab dan juga doa yang perlu dipanjatkan ketika melakukan istinja.
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang doa cebok dalam Islam yang memuat juga pembahasan tentang pengertian dan tata caranya.
Pengertian Istinja
Mengutip dari laman NU Online, istinja berasal dari bahasa Arab yang berarti memotong atau melepaskan diri. Istinja juga dipahami sebagai perbuatan membersihkan kubul dan dubur. Dalam pengertian syariah, istinja adalah membersihkan sesuatu yang keluar dari kemaluan, kubul maupun dubur dengan menggunakan air atau batu.
Hukum Istinja dalam Islam adalah wajib. Meskipun demikian, istinja adalah aktivitas yang pasti dilakukan oleh seseorang karena berhubungan dengan kebersihan tubuhnya. Hal itu sesuai dengan firman Allah yang artinya:
“Di dalam masjid itu terdapat penduduk Quba yang bersuci dan membersihkan dirinya, Allah sangat cinta kepada hamba-Nya yang bersuci.” (QS at-Taubah: 108)
Adapun alat yang digunakan untuk melakukan istinja adalah batu dan air. Selain itu istinja juga bisa dilakukan dengan benda-benda yang memiliki kesamaan sifat dan fungsi dengannya. Namun, istinja tidak boleh dilakukan dengan benda yang dimuliakan seperti buku, makanan, dan lain sebagainya.
Doa Istinja

© pexels.com/Timur Weber
Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan ketika melakukan istinja adalah berdoa. Doa istinja sendiri perlu dilafalkan sama seperti doa hendak masuk ke toilet. Berikut ini adalah doa yang perlu dilafalkan ketika masuk ke toilet:
Bismillâhi Allâhumma innî a’ûdzu bika minal khubutsi wal khabâitsi.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan iblis jantan dan betina.”
Doa istinja ini bertujuan untuk meminda perlindungan dari Allah agar dapat terhindar dari iblis betina dan jantan. Karena merekalah yang kerap membuat manusia was-was ketika hendak bersuci. Selain itu, iblis jantan dan betina itu pun kerap menggoda manusia untuk melakukan hal tidak baik ketika di dalam toilet.
Doa tersebut hendaknya dilakukan orang ketika belum masuk toilet. Karena ketika sudah masuk, maka sudah tidak diperbolehkan lagi mengucapkan ucapan seperti menyebut nama Allah, Rasul, ayat Al-Qur’an dan doa-doa lainnya.
Tata Cara Istinja
Selanjutnya, setelah mengetahui doa istinja maka ada beberapa tata cara yang juga perlu dilakukan sebagai sebuah adab ketika masuk ke toilet. Adapun tata caranya istinja adalah sebagai berikut.
1. Masuk toilet dengan mendahulukan kaki kiri
2. Membuang kotoran pada lubang kakus, bukan di dinding atau di lantai toilet.
3. Duduk saat buang air kecil. Apalagi ketika buang air besar.
4. Menuntaskan keluarnya kotoran. Hal ini sangat penting. Baik dalam agama maupun kesehatan. Menuntaskan keluarnya kotoran ini bisa dilakukan dengan cara berdehem atau dengan mengelua alat kelamin atau perut.
Selain dalam diatur dalam Islam, menuntaskan semua kotoran yang ada di dalam tubuh juga penting untuk kesehatan. Langkah ini dilakukan agar kita terhindar dari penyakit akibat masih adanya kotoran yang tersimpan di dalam tubuh yang masih belum terbuang dengan sempurna.
Tata Cara Istinja II

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/dundanim
5. Melakukan istinja dengan menggunakan tangan kiri. Istinja bisa dilakukan dengan tiga buah batu atau bisa diganti dengan tisu. Jika masih belum bersih maka bisa ditambahkan dengan angka yang ganjil seperti, lima, tujuh, dan seterusnya.
Selain itu, istinja juga bisa dilakukan dengan menggunakan air saja. Atau juga bisa dilakukan dengan tisu dan kemudian membilasnya dengan air.
6. Keluar toilet dengan membaca doa. Islam mengatur umatnya untuk selalu membaca doa dalam situasi apapun. Salah satunya adalah ketika keluar dari toilet. Berikut ini adalah doa keluar dari toilet:
Guhfroonaka alhamdulillahi alladzi adzhaba ‘anni al-adza wa ‘aafaani. Allahumma ij’alni minat tawwaabiina waj’alni minal mutathohhiriin. Allahumma thohhir qolbi minan nifaaqi wa hashshin farji minal fawaahisyi
Artinya: “Dengan mengharap ampunanmu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku, dan mensehatkan aku. Ya Allah, jadikanlah aku sebagian dari orang yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagian dari orang yang suci. Ya Allah, bersihkan hatiku dari kemunafikan, dan jaga kelaminku dari perbuatan keji (zina).”
(mdk/mff)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya