Untuk bisa menjadi orang sukses, dibutuhkan usaha dan perjuangan. Lika-liku dalam membuka usaha pun juga harus dilalui dengan pantang menyerah. Seperti penjual donat satu ini.
Ia pernah dijahili oleh orang lain saat membuka bisnisnya. Parahnya, gerobaknya sampai diberi kotoran manusia. Namun, Ia tetap semangat dalam membangun bisnisnya.
Melansir dari akun YouTube Kawan dapur, Jumat (6/1), berikut kisah sukses penjual donat Lulu Laila Sulfa.
Advertisement
Sering Dibully
Dalam video, Lulu menceritakan bahwa dirinya merupakan korban pembullyan. Hal ini lantaran Ia bukan berasal dari keluarga berada dan tidak sekolah hingga jenjang tinggi.
"Aku tuh dulu di bully, sangat sangat di bully kak. Waktu SMP, SD itu di bully," ujar wanita ini.
"Ya itulah aku jadi anaknya orang nggak punya, sekolah hanya mampu segitu, orang tua nggak mampu membiayai gitu. Dulu sering direndahin 'halah, sekolah nggak lulus' ini itu, sering banget," lanjutnya.
Advertisement
Gerobak Diberi Kotoran
Meski memiliki masa lalu begitu, Lulu tetap berusaha untuk menjadi orang sukses. Namun siapa sangka, saat memulai bisnisnya ini Ia justru dijahili oleh orang lain. Gerobaknya diberi kotoran manusia oleh orang tak diketahui.
"Waktu 3 minggu kayanya, 3 minggu baru buka itu kan nitipin gerobak kak bingung mau dititipin ke mana ini. Kalau dibawa pulang kan lumayan jauh, dapat penitipan gerobak di daerah sini sih," ungkapnya."Terus waktu libur kan kak, nggak jualan, aku ngecek gerobak nih di tempat penitipan. Lah kok sudah kebobol kak gerobakku, kaya topping-topping itu kan di dalam gerobak semua, kaya tabung gas juga di dalam gerobak," jelasnya."Untungnya nggak ada yang hilang kak, cuma ada yang jahil gitu loh kak. Di bawah gerobak itu dikasih kotoran manusia gitu. Kok tega banget gitu, siapa pelakunya juga kita nggak tahu kak. Baunya nggak enak banget kak," sambungnya.
Advertisement
Buktikan Bisa Sukses
Akan tetapi, Ia tetap semangat dalam membangun bisnisnya. Kini Ia pun bisa membuktikan kesuksesan bisnisnya. Setiap harinya, Ia bisa menghabiskan 7-10 kilogram adonan donat.
"Waktu pertama buka itu sampai 2 kilo adonan," ungkap Lulu."Langsung habis kak?," tanyanya."Habis sampai malam," jawabnya."Kalau sekarang berapa banyak bawa nya?," tanyanya."Sekarang habisnya 7-10 kilo kak. 1 kilo itu jadi 100 biji," jawab Lulu.
Advertisement
Ingin Angkat Derajat Orang Tua
Ini semua dilakukannya hanya karena ingin mengangkat derajat orangtuanya. Ia juga berkeinginan untuk memiliki usaha sendiri yang bisa dibanggakan oleh orangtua.
"Saya ini anaknya orang yang gak punya, cita-cita dan harapan saya bisa mengangkat derajat orangtua kak," ujarnya."Pengen punya usaha sendiri yang bisa dibanggakan orangtua," tutupnya.