Sebuah kisah haru pria bangun dari koma, berhasil mencuri perhatian masyarakat luas. Bagaimana tidak, pria ini awalnya sempat dikira membaik dan kondisinya telah sehat seperti sedia kala.
Namun, ternyata kenyataan sangat berbanding terbalik. Pria ini bangun dari koma rupanya untuk berpamitan dengan keluarga, sahabat hingga teman-temannya untuk terakhir kali.
Kisah pria bangun dari koma ini pun sontak mampu membuat siapa saja yang membaca menjadi menangis. Lantas bagaimana kisah haru pria yang bangun dari koma dikira sehat ternyata pamitan terakhir?
Melansir dari akun Instagram pikology, Senin (21/7), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Pemilik akun @naomiiandrian membagikan kisah sedih sekaligus haru yang menimpa teman satu tongkrongan. Saat itu, Ia tiba-tiba dikabari bahwa temannya pingsan dan dirawat di ICU.
Temannya yang bernama Hendra ini koma selama dua hari. Ia dan teman-temannya saat itu masih belum sempat menjenguk lantaran kesibukannya. Namun di hari ketiga, istri Hendra mengabari bahwa sang suami telah bangun dari koma.
"Istrinya ngabarin kalau Hendra pagi itu bangun dari koma dan terlihat sehat, sangat semangat dan sempat VC lihat anaknya," jelasnya.
Advertisement
Pada malam harinya, Hendra rupanya mengirim pesan ke sahabatnya yang bernama Ajik. Mendapat pesan dari Hendra tentu membuat Ajik senang. Namun, kesenangan Ajik sedikit terusik dengan perkataan Hendra.
Di mana Hendra mengatakan bahwa Tuhan sedang memberikan kesempatan kepadanya satu hari untuk berpamitan ke semua orang. Ia juga mengatakan bahwa dirinya habis negosiasi dengan Tuhan dan diberikan dua pilihan.
"Pilihan pertama: aku hidup dengan kemungkinan akan membawa penyakit ini lebih lama. Pilihan kedua: aku diajak ikut Tuhan. Di sana tidak ada sakit penyakit," ungkap Hendra.
Advertisement
Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan pilihan yang diambilnya. Ia memilih mengambil pilihan kedua. Ia juga mengatakan bahwa dirinya percaya Tuhan bisa menjaga istri dan anak-anaknya.
"Daan, aku lebih percaya Tuhan bisa jagain mereka lebih baik daripada aku maksain buat stay hidup bareng mereka," jelas Hendra.
Mendengar hal itu, Ajik langsung tidak bisa berkata-kata. Ia kemudian meminta Hendra untuk beristirahat dan menenangkan diri.
"Okay Hen, kamu tenangin diri dan istirahat saja dulu. Mungkin kamu masih capek sama sakit ini. It's okay, besok aku ke sana, kita ngobrol lagi ya," ujar Ajik.
Advertisement
Betapa kaget Ajik saat tahu bahwa Hendra meninggal dunia. Hendra menghembuskan napas terakhir beberapa jam setelah mereka saling berkirim pesan.
"Ajik yang paling terpukul. Selama hari itu sampai ke pemakaman, hanya dia yang tidak nangis, wajahnya datar," jelasnya.
"Setelah pemakaman, baru Ajik ceritain semua ke aku. Semua chatnya sama Hendra ditunjukin juga. Akhirnya Ajik nangis, 'kenapa aku tidak percaya Hendra sekali itu saja, kenapa semalem aku tidak datang terus peluk dia'," lanjutnya.