Cara Sholat Tarawih di Rumah 11 Rakaat Sendiri, Sesuai dengan Majelis Tarjih Muhammad
Merdeka.com - Sholat tarawih adalah ibadah sunnah yang hanya ada pada bulan Ramadhan. Sholat tarawih di Indonesia umumnya dikerjakan dengan dua cara yaitu 23 rakaat dan 11 rakaat beserta witir. Sholat tarawih biasanya dikerjakan secara berjamaah di masjid usai sholat Isya.
Namun, jika Anda tidak punya waktu untuk menjalankan sholat tarawih berjamaah di masjid. Sholat sunnah ini juga bisa dilaksanakan di rumah sendirian. Oleh karena itu, cara sholat tarawih 11 rakaat sendiri pun kemudian penting untuk dipelajari.
BACA JUGA: Tata Cara Tarawih Di Rumah Beserta Bacaan Dan Doanya
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang cara sholat tarawih di rumah 11 rakaat sendiri yang sesuai dengan tarjih Muhammadiyah.
Dalil dan Hukum Sholat Tarawih
Sholat tarawih adalah salah satu perintah yang disunnahkan untuk dilakukan oleh umat Islam ketika bulan Ramadhan. Tuntunan itu berdasarkan pada sebuah Hadits yang artinya:
“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Ia berkata: Adalah Rasulullah saw menganjurkan mereka untuk melakukan qiyamu Ramadhan tetapi tidak mewajibkan, sebagaimana sabda beliau: Barang siapa yang terjaga (melakukan qiyam) di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Dua ahli hadis, dan lafalnya adalah lafal Muslim)
Adapun hukum sholat tarawih pada bulan Ramadhan adalah sunnah. Yaitu perkara yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa. Hal tersebut sesuai dengan Hadits yang dikutip dari Ibnu Abbas artinya:
“Diriwayatkan dari Ibnu Syihab (dilaporkan bahwa) ia berkata: ‘Urwah menyampaikan kepada saya bahwa Aisyah telah melaporkan bahwa Rasulullah saw pada suatu malam (di bulan Ramadhan) berangkat ke masjid dan mendirikan shalat di sana. Kemudian orang banyak mengikuti beliau. Keesokan harinya orang bercerita tentang shalat Rasulullah saw. itu sehingga jama’ah semakin banyak.
Keesokan harinya orang juga bercerita lagi sehingga pada malam keempat jama’ah tidak lagi tertampung di masjid itu. Paginya, setelah selesai shalat shubuh Nabi berkata: ‘amma ba’du. Sesungguhnya aku tahu kemampuan kalian. Akan tetapi aku ragu bila shalat tarawih itu diwajibkan atas kalian, dan kalian tidak mengerjakannya (HR. Al-Bukhari dan Muslim).”
Jumlah Rakaat pada Sholat Tarawih

mvslim.com
Di Indonesia, organisasi keagamaan Muhammadiyah meyakini bahwa sholat Tarawih memiliki 11 rakaat. Hal itu disebabkan karena baik sholat tarawih atau qiyamu ramadhan, sholat tahajud, sholat witir, dan qiyamul lail adalah sama.
Artinya: Bagaimana shalatnya Rasulullah saw di bulan Ramadhan? Aisyiyah menjawab: Tidaklah Rasulullah saw. menambah baik di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan lebih dari sebelas raka’at.
Beliau shalat empat raka’at maka janganlah kamu tanyakan bagus dan lamanya, kemudian beliau shalat empat raka’at, maka janganlah kamu tanyakan bagus dan lamanya, kemudian beliau mengerjakan shalat tiga raka’at.” (HR al-Bukhari)
Tata Cara Sholat Tarawih 11 Rakaat Sendiri
Setelah mengetahui hukum dan jumlah rakaat pada sholat tarawih, maka berikut ini adalah tata cara sholat tarawih 11 rakaat sendiri yang sesuai dengan majelis tarjih Muhammadiiah.
1. Sholat Iftitah 2 RakaatSebelum melaksanakan sholat tarawih, disunnahkan terlebih dahulu untuk mendirikan sholat sunnah iftitah 2 rakaat. Sholat iftitah 2 rakaat itu juga bisa dilaksanakan secara berjamaah Hal itu sesuai dengan hadits yang artinya:
“Diriwayatkan dari dari Abi Hurairah ra dari Nabi saw beliau bersabda: Apabila di antaramu akan melakukan shalat malam, hendaklah membukanya dengan dua raka’at yang ringan-ringan.” (HR Muslim)
2. Melaksanakan Sholat TarawihAda dua cara yang bisa dipakai dalam menjalankan sholat tarawih 11 rakaat. Cara pertama adalah 4 rakaat+4 rakaat+3 rakaat=11 rakaat. Adapun cara kedua adalah 2 rakaat+2 rakaat+2 rakaat+2 rakaat+2 rakaat+1 rakaat=11 rakaat. Kedua cara di atas memiliki dalil dan dasar yang kuat.
Nabi pernah melaksanakan kedua cara sholat tarawih tersebut baik dengan cara dua rakaat atau dengan cara empat rakaat. Keduanya pernah dilakukan oleh nabi menurut riwayat yang masyhur. Adapun sholat tarawih dan yang dilakukan adalah sesuai dengan sholat fardhu pada umumnya. Diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.
3. Membaca DoaSetelah sholat witir selesai maka dianjurkan untuk membaca kalimat subhanal malikil quddus 3x dengan suara yang nyaring dan panjang pada bacaan yang ketiga. Selanjutnya dilanjutkan dengan membaca rabbil malaaikati warruuh 2x.
Hal tersebut sesuai dengan hadits yang artinya:
“dan Lafadz ad-Daruquthni: Apabila beliau selesai mengucapkan salam, beliau membaca “Subhaanal malikil Quddus” tiga kali dan memangjangkan bacaannya, kemudian beliau membaca: Rabbil Malaikati war Ruuh,”
(mdk/mff)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya