Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Niat Mandi Janabah Lengkap Beserta Artinya, Ketahui Adabnya

Bacaan Niat Mandi Janabah Lengkap Beserta Artinya, Ketahui Adabnya ilustrasi mandi. pexels

Merdeka.com - Agama Islam memberikan ilmu dan pengetahuan yang begitu banyak bagi kehidupan manusia. Salah satunya yakni mengenai kebersihan, kesehatan, serta cara menyucikan diri.

Di antara cara menyucikan diri, salah satu yang seringkali dibahas di dalam kitab suci Alquran adalah janabah. Janabah merupakan sebuah istilah yang cukup asing di telinga masyarakat.

Baca juga: Tata Cara Niat Mandi Besar Lengkap Hukumnya

Janabah sendiri sebenarnya adalah istilah yang merujuk pada aktivitas menyucikan diri. Sehingga metode menyucikan diri itu disebut dengan mandi janabah. Sementara mandi janabah tak lain bertujuan untuk menghilangkan kondisi junub dalam diri seorang muslim.

Kondisi junub pada tubuh seseorang dapat disebabkan oleh beberapa hal. Seorang muslim yang dalam keadaan junub juga senantiasa tidak diizinkan untuk melakukan sejumlah hal.

Lantas, apa sebenarnya kondisi junub tersebut? Lalu bagaimana tata cara hingga niat mandi janabah yang sesuai dengan syariat dalam agama Islam? Melansir dari laman NU Online, Jumat (10/2), berikut ulasan selengkapnya untuk Anda mengenai aturan hingga bacaan niat mandi janabah yang perlu diketahui.

Aturan & Penyebab Junub

Persoalan serta bacaan niat mandi janabah rasanya perlu dan wajib diketahui oleh setiap muslim. Sebab, mandi janabah wajib dilaksanakan jika seseorang dalam keadaan junub.

Sementara seseorang dalam keadaan junub cenderung tidak diperbolehkan untuk melaksanakan ibadah tertentu. Jika hal ini tidak diketahui dengan baik, maka tentu kondisi junub tersebut dapat menjadi penghalang seorang muslim untuk menunaikan ibadah hingga berujung pada tidak sahnya segala amal serta kewajibannya menyembah Allah SWT.

ilustrasi mandi

©Shutterstock

Salah satu hal utama yang perlu dipahami terlebih dahulu ialah mengenai penyebab junub. Kondisi tersebut dapat terjadi baik kepada kaum wanita maupun laki-laki. Adapun penyebabnya yakni sebagai berikut.

  • Pertama, keluarnya mani dari alat kelamin laki-laki atau perempuan, baik karena mimpi basah, mempermainkannya, ataupun gairah yang ditimbulkan penglihatan atau pikiran.
  • Kedua, jimak atau berhubungan seksual, meskipun tidak mengeluarkan mani.
  • Saat seseorang dalam kondisi di atas, maka dia secara jelas dilarang untuk melakukan sejumlah ibadah yang bersifat fardhu maupun sunnah. Orang dalam golongan tersebut dilarang untuk melaksanakan salat, berdiam atau iktikaf di masjid, thawaf di Ka'bah, menyentuh mushaf, hingga melafalkan ayat suci Alquran.

    Bacaan Niat Mandi Janabah

    Setelah mengetahui aturan hingga penyebab seseorang dapat dikatakan dalam keadaan junub, maka hal selanjutnya yang perlu dipahami ialah mengenai bacaannya.

    ilustrasi mandi

    pexels

    Sebelum menyucikan diri, alangkah baiknya bagi setiap orang dalam keadaan junub untuk mengetahui bacaan niat mandi janabah terlebih dahulu.

    Berikut ini bacaan niat mandi janabah yang harus dibaca sebelum memulai rangkaian tata cara mandi wajib setelah syahwat.

    "Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala."

    Artinya:

    "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

    Tata Cara Disertai Niat Mandi Janabah Pada Wanita

    Pada dasarnya, tata cara mandi janabah pada kaum laki-laki dan wanita yakni sama. Pembedanya yakni terletak pada beberapa gerakan yang harus dilakukan saat bersuci.

    ilustrasi mandi

    ©Shutterstock

    Berikut ini tata cara mandi wajib lengkap sesuai urutannya.

    1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
    2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
    3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
    4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
    5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
    6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.
    7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
    8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

    Tata Cara Disertai Niat Mandi Janabah Pada Pria

    Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini.

    012 indra cahya

    © mensxp.com

    Adapun tata cara mandi wajib pada kaum laki-laki dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari yakni sebagai berikut.

    "Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki."(HR. Muslim)

    (mdk/mta)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP