Apa itu Charcoal? Arang Aktif Campuran Makanan & Ragam Manfaatnya Bagi Kesehatan
Merdeka.com - Bahan satu ini menjadi populer di dunia kuliner saat ini. Charcoal atau arang hitam merupakan bubuk hitam yang tidak memiliki aroma dan rasa. Sejak dahulu arang hitam sempat digunakan sejak zaman kuno untuk penyakit.
Meski sering dikonsumsi masyarakat, tidak banyak yang tahu apa yang dimaksud charcoal dan manfaatnya bagi tubuh. Meski berupa arang hitam, arang charcoal dikenal akan manfaatnya yang besar bagi tubuh.
Pada dasarnya arang memang bermanfaat bagi tubuh karena mampu mencerahkan kulit, menjaga pencernaan, hingga menghilangkan racun dari dalam tubuh. Salah satu manfaatnya adalah untuk menetralisir narkoba dari para pecandunya.
Lantas apa yang dimaksud charcoal? Dilansir merdeka.com dari halodoc dan berbagai sumber (29/5) simak ulasan informasi selengkapnya.
Apa itu Charcoal?

shutterstock
Charcoal atau Activated charcoal merupakan jenis arang aktif yang berbeda dari arang pada umumnya. Proses pembuatan arang aktif ini adalah dipanaskan dengan oksigen pada suhu yang sangat tinggi.
Pembuatan charcoal dicampur dengan berbagai bahan seperti kayu, gambut, tempurung kelapa, atau serbuk gergaji. Tujuannya adalah untuk mengurangi pori-pori arang.
Mencampurkan bahan tersebut dalam satu proses yang sama berguna untuk mengikat molekul, ion, atau atom dan menghilangkannya. Sehingga charcoal akan memiliki warna hitam dan tidak memiliki rasa apapun.
Meski terdengar seperti arang, charcoal memiliki beragam manfaat yang baik bagi tubuh terlebih dapat dikonsumsi dan menjadi bahan campur makanan. Ragam manfaat kesehatan juga terkandung dari charcoal bila dikonsumsi dengan tepat.
Manfaat Charcoal bagi Kesehatan

©Shutterstock
1. Masker Kosmetik AlamiSaat ini banyak produk kecantikan yang berbahan dasar dari charcoal. Charcoal sangat berguna bagi kesehatan kulit. Bahan aktifnya mampu menyerap bakteri dan kotoran dari kulit, sehingga kulit menjadi lebih sehat, bersih, dan bebas dari jerawat.
2. Penangkal Keracunan Akibat Overdosis ObatCharcoal memiliki kemampuan untuk menjebak racun yang ada di dalam tubuh. Sehingga penggunaanya sangat dianjurkan di saat keadaan darurat seperti keracunan akibat obat.
Meski begitu efektivitasnya tergantung dari waktu pemberian. Charcoal akan mengikat berbagai jenis obat dan racun sehingga tidak akan diserap tubuh. Namun bahan ini tidak berlaku bila keracunan berasal dari alkali, asam kuat, produk minyak bumi, atau alkohol.
3. Menjaga Fungsi GinjalArang charcoal mampu membantu menghilangkan produk limbah dari ginjal seperti urea. Sehingga proses penyembuhan penyakit ginjal kronis akan semakin optimal.
Charcoal akan membantu ginjal menyaring racun dalam darah, sehingga kerja ginjal akan semakin ringan.
4. Mempercepat Penyembuhan LukaCharcoal diyakini dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Caranya adalah dengan meletakkan bubuk charcoal di atas luka terbuka dan dibalut dengan kasa.
Penggunaan charcoal dapat membantu membersihkan nanah dan racun, sehingga membantu luka sembuh dengan lebih cepat.
5. Mengurangi KembungManfaat charcoal kelima adalah sebagai obat alternatif penangkal perut kembung akibat gas berlebihan dalam perut. Charcoal dapat mengikat gas berlebih dalam saluran pencernaan.
Manfaat charcoal akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan penggunaan simethicone serta pembatasan minuman dan makanan yang mengandung gas tinggi.
Penelitian yang dipublikasikan oleh Researchgate berjudul Activated charcoal reduces lactulose-induced breath hydrogen in patients with excessive gas and in controls yang dipublikasikan Researchgate.
Penelitian dilakukan oleh 5 pria dengan pencernaan yang sehat dan 6 pria lainnya dengan keluhan gas berlebihan. Hasilnya, arang aktif efektif dalam mengurangi proses pertukaran oksigen dan gas di saluran pernapasan serta perut kembung.
Jadi Bahan Makanan, Charcoal Aman Dikonsumsi

© Daniel Food Diary
Saat ini banyak makanan yang variasi bahannya berasal dari arang charcoal. Banyak pertanyaan muncul dari manfaat dan kegunaan charcoal bagi tubuh apakah akan memberikan efek samping bila mengonsumsinya.
Dikutip dari Healthline, efek samping activated charcoal yang paling umum adalah muntah. Kasus paling jarang adalah terjadinya penyumbatan usus bila dikonsumsi dalam jangka waktu panjang dan sering.
Meski aman dikonsumsi, arang charcoal tidak disarankan dikonsumsi saat tubuh dirasa sehat karena akan menyerap nutrisi tubuh yang menyebabkan gagal ginjal.
Beberapa makanan yang berbahan dasar charcoal di antaranya adalah:
Efek Samping Mengonsumsi Charcoal Berlebihan
Efek samping yang akan terjadi bila berlebihan saat mengonsumsinya adalah aspirasi paru-paru dengan menghirup ke tenggorokan lalu ke paru-paru sehingga bisa tersedak atau komplikasi gastrointestinal (infeksi virus pada tubuh).
Reaksi pertama tubuh saat merasakan efek sampingnya adalah mual hingga hasrat ingin muntah. aspirasi paru-paru dengan menghirup ke tenggorokan lalu ke paru-paru sehingga bisa tersedak atau komplikasi gastrointestinal (infeksi virus pada tubuh).
Charcoal bisa bekerja optimal bila hanya terjadi penyakit khusus atau overdosis dalam medis. Meski aman, kita perlu menahan untuk tidak berlebihan mengonsumsinya dan sering melakukan cek kesehatan ke dokter.
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya