Aneka Contoh Kata Konjungsi Temporal, Pahami Penjelasannya
Merdeka.com - Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, materi mengenai jenis-jenis kata mungkin pernah diberikan. Salah satu jenis kata yang seringkali digunakan di berbagai kalimat hingga teks adalah konjungsi.
Konjungsi sendiri adalah kata yang digunakan sebagai penghubung. Secara umumnya, kata konjungsi tersebut digunakan untuk memberi penghubung baik antarkata, antarfrasa, antarklausa, hingga antarkalimat.
Sama halnya dengan jenis kata yang lainnya, kata konjungsi juga berfungsi untuk menguatkan informasi yang hendak disampaikan penulis kepada pembaca. Meski memiliki tujuan dan fungsinya, namun kata konjungsi rupanya juga memiliki jenis-jenisnya yang cukup berbeda.
Salah satu jenisnya yakni kata konjungsi temporal. Sesuai namanya, kata konjungsi temporal tak lain memiliki kaitan langsung dengan penggunaan waktu.
Untuk mengetahui secara mendalam, caranya yakni dengan memahami pengertian hingga membaca contoh kata konjungsi temporal yang sesuai. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan konjungsi temporal tersebut?
Berikut merdeka.com lansir dari berbagai sumber, Kamis (27/10/22), mengenai pengertian hingga berbagai contoh kata konjungsi temporal yang dapat menambah pengetahuan Anda tentang jenis kata.
Pengertian Kata Konjungsi Temporal
Sebelum memahami dengan membaca contoh kata konjungsi temporal, alangkah baiknya apabila kita mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Secara umumnya, kata konjungsi temporal adalah kata hubung yang berkenaan dengan waktu, baik dalam kalimat atau antar kalimat itu sendiri.
Singkatnya, kata konjungsi temporal dapat juga dimaknai sebagai penghubung yang menjelaskan mengenai hubungan antara waktu dengan dua hal peristiwa tertentu. Sehingga secara langsung, kata konjungsi temporal tersebut harus menunjukkan keterikatan waktu yang tepat.

© Negative Space
Hal ini membantu pembaca memahami maksud kalimat. Penggunaannya juga menjadi penting agar suatu tulisan mampu memaparkan kejadian atau peristiwa secara kronologis.
Konjungsi temporal banyak digunakan pada beberapa jenis pola pengembangan paragraf. Misalnya pada teks pidato, teks berita, dan lain sebagainya. Dalam penulisannya, konjungsi temporal umumnya terbagi menjadi dua jenis, yakni konjungsi temporal sederajat dan konjungsi temporal tidak sederajat.
Ciri-ciri Kata Konjungsi Temporal
Untuk memudahkan proses identifikasi sekaligus proses pemahaman mengenai kata konjungsi temporal, langkah selanjutnya adalah dengan mengetahui ciri-cirinya. Sebagaimana jenis kata-kata lainnya, konjungsi temporal juga memiliki ciri-ciri yang spesifik.

©Pixabay
Ciri-ciri dari kata konjungsi temporal tersebut yakni sebagai berikut.
Contoh Kata Konjungsi Temporal Sederajat
Jenis kata konjungsi temporal yang pertama adalah sederajat. Ciri-cirinya yakni hampir selalu berada di tengah dan menggunakan beberapa kata yang spesifik.

moneycrashers.com
Kata tersebut antara lain berupa sebelumnya, selanjutnya, setelahnya, lalu, kemudian, hingga sesudahnya. Adapun contoh kata konjungsi temporal sederajat tersebut antara lain sebagai berikut.
- Habib sedang mencuci piring, sebelumnya ia telah menyapu halaman.
- Husai baru menyelesaikan PR Ipa selanjutnya ia akan menyelesaikan PR bahasa Indonesia.
- Mereka lalu ke pergi ke pasar.
- Sinta menyapu halaman, kemudian dia mengepel lantai.
- Andi sedang menonton TV, sebelumnya dia sudah membersihkan kamarnya terlebih dahulu.
- Ari sedang mengerjakan PR, sesudahnya dia dapat bermain dengan teman-temannya.
- Ridwan sedang melakukan tes kesehatan mata, selanjutnya dia akan melakukan tes kesehatan gigi.
- Sari mandi lalu sarapan bersama ayahnya di teras rumah.
- Adik jatuh lalu menangis dan mengadu kepada ibu.
- Dita menyelesaikan skripsinya sesudahnya ia akan melanjutkan S2.
- Bibi mencuci bersih sayur yang sudah dikupas selanjutnya di rebus dan ditambahkan garam.
- Febby mengerjakan PR Bahasa Indonesia selanjutnya mengerjakan PR Matematika.
- Doni pergi bermain, sebelumnya ia telah mengerjakan tugas sekolah.
- Dito mengerjakan PR bahasa Indonesia dan sesudahnya ia akan mengumpulkan tugas itu.
- Anak-anak bermain sepak bola sesudahnya mereka akan bermain petak umpet.
- Pak guru memberikan materi Bahasa Indonesia kemudian ia memberi tugas untuk murid-muridnya.
- Rara sedang bermain game, sebelumnya dia sudah membaca materi tadi Siang.
- Ia akan pergi menjadi TKI ke luar negeri sebelumnya ia mengikuti kursus bahasa terlebih dahulu.
- Taufik berhasil menjadi juara nasional sebelumnya ia sempat gagal di tingkat desa.
- Dia adalah pengusaha kaya raya sebelumnya ia adalah buruh tani.
- Bu RT kecopetan lalu ia lapor kepada satpam setempat.
- Bibi mencucui baju lalu ia menjemurnya di bawah sinar matahai.
- Keluarga Rahmad berlibur ke kebun binatang lalu ke pantai.
- Tito kecelakaan lalu di bawa ke rumah sakit.
- Risti merupakan pengusaha makanan yang sukses, sebelumnya ia hanya penjual kaki lima.
- Paman mengetok pintu lalu dipersilahkan masuk dan mengajak berbincang.
- Ibu membaca koran kemudian berangkat ke kantor.
- Aku membaca buku kemudian memahami isi buku tersebut.
- Adik menangis kemudian ibu membawakan susu.
- Guru memberikan materi Matematika, kemudian tanpa ragu juga memberikan tugas kepada murid-muridnya tersebut.
- Sarmila suka sekali bernyayi, ketika ia telah selesai bernyayi dangdut setelahnya ia bernyayi lagu pop.
- Siang ini kami belajar matematika kemudian belajar bahasa Inggris di rumah Sinta.
- Kakak nonton TV sebelumnya ia telah mengerjakan PR.
- Kakek sedang diperiksa di Unit Gawat Darurat (UGD), selanjutnya akan dipindah ke ruang kamar inap.
- Kak Ghani memasak kue lebaran sesudahnya membagikan kue untuk saudara-saudara.
- Anto pergi ke rumah Ringgi sesudahnya ia main bola di lapangan depan neneknya.
Contoh Kata Konjungsi Temporal Tak Sederajat
Sementara itu, jenis kata konjungsi temporal yang kedua yakni tak sederajat. Seperti jenis yang sebelumnya, kata konjungsi temporal tak sederajat juga memiliki ciri-ciri khusus.

©Pixabay
Ciri-cirinya yakni dapat berada di awal, tengah, hingga akhir kalimat. Sementara itu, kata yang seringkali digunakan yakni ketika, sejak, apabila, sebelum, hingga, demi, sementara, sambil, bila, waktu, saat, dan manakala.
Adapun contoh kata konjungsi tamporal tak sederajat yaitu sebagai berikut.
- Abah menonton TV sambil meminum kopi.
- Bila adik tidak mau sekolah, Ayah tidak akan membelikan mainan baru.
- Sang putri merasa gembira manakala pangeran datang ke istana.
- Ade dibelikan sepeda apabila dia mendapat nilai 90 di ulangan.
- Hasan demi membanti pengobatan ibunya, ia rela menjual sepeda motornya.
- Semenjak dia menikah dengan Sari, kehidupannya menjadi lebih tenang.
- Sementara aku membereskan tempat tidur ibu menyiapkan makanan.
- Aku jalan-jalan ketika teman temanku mengajak pergi.
- Rika bekerja keras sejak Ayahnya berhenti bekerja.
- Aku belajar giat sejak nilai bahasa Indonesiaku jelek.
- Aku mengerjakan tugas sekolah sejak adik pulang sekolah.
- Demi bisa melanjutkan sekolah, Fara membantu ibunya berjualan nasi goreng di sekolah
- Adik mau makan apabila lauknya ayam goreng.
- Sedari dulu aku sudah menginginkan dia menjadi temanku.
- Budi beranjak pulang sebelum tugas kelompok kita diselesaikan.
- Seraya memilih bunga, ia mencium satu persatu bunga yang akan ia beli.
- Sementara aku membereskan tempat tidur ibu menyiapkan sarapan.
- Aku menyetrika baju sementara ibu menonton televisi.
- Bila adik nakal, ayah tidak akan memberinya uang jajan.
- Adik berhenti menangis apabila dibelikan permen coklat.
- Apabila ayah berhenti merokok, ibu akan senang sekali.
- Bilamana aku belajar pasti akan mendapat nilai bagus.
- Ibu akan bahagia bilamana nenek sembuh dari sakit.
- Sejak nenek datang dari desa aku tidur di ruang tamu.
- Sejak 17 Agustus 1945 Indonesia mulai merdeka dari tangan penjajah.
- Aku dibelikan sepeda baru bila menjadi juara 1.
- Rino berjualan mainan sejak ayahnya meninggal.
- Ketika aku mengerjakan PR, adikku datang mengganggu.
- Aku menyukai sastra sedari aku masih kelas lima SD.
- Reny membantu ibunya mencuci pakaian demi mendapatkan uang saku.
- Ketika aku makan siang, ibu datang dari pasar.
- Aku belajar ketika teman-temanku sedang asik bermain
- Aku menunggu Doni di depan gerbang sekolah hingga hujan reda.
- Semenjak aku pindah rumah teman-temanku selalu mampir ke rumah untuk bermain.
- Aku belajar fisika semenjak ayah pergi ke kota.
- Pak Tarno bekerja di perusahaan ayah sejak aku masih bayi.
- Aku makan sambil menonton televisi.
- Sambil menjaga toko kelontong, Ina membaca buku.
- Selama aku kuliah diluar kota, ibu selalu menelepon.
- Ibu menitihkan air mata tatkala melihat aku menjadi juara nasional bulu tangkis.
- Tatkala Susi menceritakan pengalaman hidupnya, aku terharu.
- Adinda mulai menitihkan air mata seraya ia menjauh dari kafe di mana ia bertemu mantan kekasihnya.
- Apabila kakak suka menabung, Ibu akan merasa senang.
- Sebelum makan siswa taman kanak-kanak diajarkan mencuci tangan terlebih dahulu.
- Sebelum belajar fisika aku menyalin catatan temanku.
- Waktu kakek sedang menyiram tanaman, paman berangkat ke stasiun.
- Moa memberiku sebuah kalung sewaktu akan berangkat ke luar negeri
- Manakala ibu datang, saya sedang belajar matematika.
- Sang putri sedih manakala mendengar pangeran tertembak mati.
- Dini mencuci pakaian sementara adiknya bermain di taman.
- Sementara adik tidur siang, ibu membersihkan mainan.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya