Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Agraris Adalah Negara yang Mayoritas Warga Berprofesi Petani, Ini Keuntungannya

Agraris Adalah Negara yang Mayoritas Warga Berprofesi Petani, Ini Keuntungannya ilustrasi pertanian. ©2021 Merdeka.com/pixabay

Merdeka.com - Agraris adalah keadaan di mana penduduk di suatu negara sebagian besar berprofesi sebagai seorang petani. Negara agraris biasanya akan lebih mengutamakan sektor pertanian sebagai sumber dayanya. Hal ini karena sektor tersebut mampu memberikan kontribusi sangat penting dan tinggi bagi masyarakat negaranya.

Agrarian atau bisa disebut dengan agraris adalah sesuatu yang berkaitan dengan budidaya. Khususnya pada tanah yang ditanami. Sementara itu, negara agraris adalah suatu negara yang perekonomiannya bertopang atau bergantung pada sektor pertanian.

Salah satu contoh negara agraris adalah Indonesia. Sebab, mayoritas warga negaranya berprofesi sebagai seorang petani. Apalagi Indonesia juga dikenal memiliki tanah yang subur. Hal itu membuat sektor pertanian di Indonesia sangat menjanjikan.

Lantas bagaimana penjelasan lebih lanjut terkait agraris adalah negara mayoritas warganya petani dan keuntungan-keuntungan yang diperoleh? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (2/3), simak ulasan informasinya berikut ini.

Penjelasan Agraris Menurut Para Ahli

Terdapat sejumlah pengertian agraris menurut pandangan dari para ahli. Berikut beberapa di antaranya:

a. Van AarstenAgraris adalah kegiatan manusia untuk mendapatkan hasil bumi yang berasal dari hewan ataupun tumbuhan. Yang akan disempurnakan dari waktu ke waktu guna mengembangbiakkan atau melestarikan baik hewan maupun tumbuhan itu.

b. Karwan A. SalikinPertanian atau agraris adalah agroekosistem yang tidak bisa dipisahkan subsistem kesehatan ataupun manusia. Di mana yang berkaitan untuk saling menopang sistem kehidupan satu sama lain.

c. Sri SulestariAgraris adalah usaha pengolahan tanah menjadi sebuah lahan yang mampu ditanam tanaman atau tumbuhan. Yang nantinya akan menjadi sumber pangan.

Indonesia Negara Agraris

005 hery h winarno

©2018 Merdeka.com

Indonesia menjadi salah satu contoh negara agraris. Sebagai negara agraris, Indonesia mempunyai aneka ragam Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah. Baik itu di daerah dataran maupun perairan yang begitu luas. Seperti negara agraris lainnya, sektor pertanian memiliki peranan penting dan besar di Indonesia. Terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok pangan masyarakatnya. Adapun contoh hasil tanah yang mampu dihasilkan oleh Indonesia adalah sebagai berikut:a. Umbi-umbianMulai dari ubi jalar, singkong atau ketela, kentang, wortel, bengkuang hingga wortel.b. Biji-bijianMulai dari padi, gandum, sorgum, jagung hingga jelai.c. Kacang-kacanganMulai dari kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang mete hingga kacang koro. Selain tiga jenis di atas, Indonesia juga mampu menghasilkan hasil perkebunan. Seperti kelapa sawit, tebu hingga karet. Saking banyaknya, hasil pertanian dan perkebunan ini tidak hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan warga negaranya saja. Namun juga beberapa di antaranya di ekspor ke negara lain. Tentu saja hal itu akan membantu dalam meningkatkan pendapatan perekonomian Indonesia.

Keuntungan-Keuntungan Negara Agraris

Seperti diketahui, masyarakat di negara agraris mayoritas berprofesi sebagai petani. Keberadaan para petani ini sebenarnya sangat berarti, karena ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Ini bisa menjadi salah satu keuntungan negara agraris. Di mana negara tersebut memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) profesional di bidang pertanian. Sehingga, negara agraris ini mampu memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri melalui SDA dan SDM yang dimiliki.Mengingat pentingnya sektor pertanian khususnya di negara agraris, pemerintah pun mulai melakukan pengembangan. Baik itu dari pengolahan lahan dengan benar, pemanfaatan bibit unggul, menggunakan alat berteknologi besar hingga metode penanaman hingga siap panen. Tentu saja hal itu bertujuan untuk memperoleh hasil pertanian yang bermutu dan baik.Selain itu, ada beberapa keuntungan negara agraris lainnya yang bisa diketahui. Berikut keuntungan-keuntungannya:

  1. Sektor pertanian menjadi salah satu penopang dalam meningkatkan perekonomian negara
  2. Dapat memperoleh hasil pertanian dengan mudah demi memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri tanpa harus melakukan impor
  3. Membantu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya mencintai produk dalam negeri khususnya di bidang pertanian
  4. Membantu mewujudkan terciptanya ketahanan pangan
  5. Berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga agar tidak berada di garis kemiskinan
  6. Berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan baru khususnya di sektor pertanian dan perkebunan
  7. Menghindari krisis bahan pangan karena tidak perlu mengandalkan impor negara luar
(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP