9 Cara Membuat Nata de Coco Segar dan Praktis, Penelitian Sederhana Bisa Jadi Bisnis
Merdeka.com - Membuat nata de coco sebenarnya berasal dari negara Filipina. Penamaan tersebut menggunakan bahasa Spanyol, karena Filipina pernah menjadi koloni dari Spanyol, yang artinya krim kelapa atau sari kelapa.
Makanan bertekstur kenyal dan berwarna putih ini sangat cocok menjadi hidangan penutup. Rasanya yang sangat menyegarkan menjadi favorit banyak kalangan. Proses fermentasi nata de coco menggunakan bakteri yang bernama Acetobacter Xylinum, atau lebih dikenal bibit nata de coco.
Selain sari kelapa, nata de coco kini banyak dikreasikan dengan berbagai bahan dasar lain sebagai alternatif. Seperti halnya lidah buaya, nanas, singkong dan limbah tahu. Secara rasa mungkin berbeda dengan nata dari kelapa yang khas, tapi tekstur dan penampilannya menyerupai nata de coco.
Berikut cara membuat nata de coco yang segar dan praktis. Penelitian sederhana yang bisa menjadi bisnis rumahan.
Cara Membuat Starter Acetobacter Xylinum (Bibit Nata de Coco)
Bahan:
1 buah nanas matangAir secukupnyaGula pasir
Cara Membuat Bibit Nata de Coco:
1. Kupas nanas lalu cuci hingga bersih, setelah itu potong kecil-kecil agar mudah di blender.
2. Blender potongan nanas hingga halus, kemudian saring air nanas di atas baskom kecil. Peras ampas jus nanas yang ada di atas saringan sampai kering.
3. Campurkan sari nanas dengan air bersih dan gula, dengan perbandingan 6:3, ukur sesuai kebutuhan.
4. Aduk suplemen sampai semua bahan larut dan tercampur rata. Selanjutnya tuang ke dalam botol bening.
5. Tutup botol dengan kain bersih dan ikat dengan kuat. Simpan selama 2-3 minggu.
6. Cek setelah masa penyimpanan berakhir, jika sudah ada lapisan putih di atas sari nanas, berarti starter sudah jadi.
7. Lapisan putih di atas nanas itu disebut bakteri Acetobacter Xylinum atau bibit nata de coco.
Cara Membuat Nata de Coco dari Air Kelapa

Liputan6 ©2020 Merdeka.com
Bahan:
1 liter air kelapa10 ml Bakteri starter Acetobacter Xylinum (bibit nata da coco)10 ml Asam cuka100 gram gula1 gram urea (harus food grade)
Cara Membuat Nata de Coco:
1. Rebus air kelapa dalam panci sampai mendidih selama 3 menit.
2. Tuangkan gula pasir ke dalam air kelapa yang mendidih. Matikan kompor dan biarkan air kelapa menjadi dingin.
3. Tuang asam cuka sekitar 10 ml ke dalam larutan air kelapa hingga kadar keasaman sekitar 4,5. Pengukuran Ph bisa menggunakan kertas lakmus.
4. Tambahkan bakteri starter Acetobacter Xylinum ke dalam larutan, aduk-aduk hingga merata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang atau baskom, tutup bahan nata de coco dengan koran dan ikat dengan tali. Pastikan koran bersih atau setidaknya telah dijemur dengan panas matahari.
6. Simpan loyang di dalam rak yang stabil, tidak mudah goyang, dan terhindar dari guncangan.
7. Tunggu selama kurang lebih 14 hari agar menjadi nata.Nata de coco yang sudah jadi, akan mengeras mengikuti pola loyang.
8. Selanjutnya, nata de coco yang sudah jadi dicuci dengan air dan rendam selama 2-3 hari. Ganti air bersihnya setiap hari.
9. Setelah direndam, baru direbus dengan air gula, supaya nata de coco kenyal dan manis.
10. Iris sesuai selara menggunakan pisau dapur dan nata de coco siap untuk disajikan bersama sirup atau minuman lainnya.
Cara Membuat Nata de Coco Air Kelapa Tanpa Urea

©Shutterstock/iStock
Bahan:
5 L air kelapa250 gram gula pasir10 gram tauge50 cc Cuka100 ml Bibit nata de coco
Cara Membuat Nata de Coco:
1. Masak air kelapa dalam panci sampai benar-benar mendidih. Setelah itu tambahkan gula pasir, tauge dan cuka. Aduk sampai larut dan matikan api, saring ampas tauge lalu tuang di atas loyang datar supaya cepat dingin.
2. Usahakan mengatur agar tinggi air rebusan dalam loyang sekitar 1,5-2 cm. Supaya ketebalan nata de coco bagus dan optimal. Setelah dingin, campurkan starter dalam loyang lalu aduk sampai rata.
3. Tutup rapat loyang dengan koran bersih yang sudah dijemur di terik matahari, lakban tepinya supaya benar-benar rapat. Simpan loyang dalam suhu ruangan selama sekitar 10 hari. Jangan dibuka sebelum waktunya supaya fermentasi nata de coco bisa berhasil.
4. Setelah masa fermentasi selesai, buka penutup koran tadi. Bilas 3 kali dengan air bersih supaya bau asamnya hilang. Setelah itu rendam lagi nata de coco dalam air bersih selama 2 hari supaya bau dan rasa asamnya hilang. Ingat, ganti air rendaman setiap hari supaya hasilnya maksimal.
5. Terakhir, angkat nata de coco yang sudah direndam dan potong dadu kecil lalu rebus dengan air bersih sampai mendidih. Agar lebih nikmat, buat rebusan gula dan air sampai mendidih. Matikan api dan angkat, setelah itu masukkan potongan nata de coco lalu diamkan selama 1-2 jam agar manisnya meresap.
6. Nata de coco berbahan air kelapa siap disajikan bersama minuman menyegarkan atau sirup.
Cara Membuat Nata de Coco dari Nanas

©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Dream79
Bahan:
3 buah nanas matang yang sudah dikupas0,25 gram urea atau ZA30 cc cuka100 ml bibit nata da coco2,5 liter air
Cara Membuat Nata de Coco dari Nanas:
1. Potong kecil-kecil buah nanas dan blender hingga halus dan menjadi jus. Peras dan saring air sari nanas ke dalam panci. Tambahkan air, urea, dan cuka, lalu rebus sampai mendidih.
2. Setelah mendidih angkat dan tuang dalam loyang datar setinggi 1,5-2 cm.
3. Setelah benar-benar dingin, masukan starter bibit nata de coco dan aduk sampai rata. Tutup dengan kain bersih atau koran dan rekatkan dengan selotip atau ikat dengan tali.
4. Simpan dalam suhu ruangan selama 1-7 hari dan jangan dibuka sebelum jadi. Jika sudah melebihi, angkat dan lipat nata nanas sebanyak 3 kali dan rendam dengan air bersih selama 2 hari agar asam dari cuka berkurang. Setiap hari air rendaman harus diganti.
5. Terakhir, rebus air gula sampai mendidih, lalu masukan nata nanas ke dalamnya. Diamkan selama 1-2 jam agar manisnya meresap.
6. Nata de coco dari nanas pun siap untuk di sajikan bersama minuman lainnya.
Nata de Coco dari Lidah Buaya

©2020 Merdeka.com
Bahan:
5 buah lidah buaya yang sudah cukup umur dan padat300 gram gula pasir1/4 sdt asam sitrat1 liter airGaram secukupnya
Cara Membuat Nata de Coco dari Lidah Buaya:
1. Kupas kulit lidah buaya, pisahkan kulit dan dagingnya. Cuci bersih sampai bagian lendir hilang.
2. Potong lidah buaya menjadi bentuk dadu. Panaskan air hingga mendidih dalam panci, setelah mendidih, masukkan potongan lidah budaya. Masak sebentar, kira-kira 5-10 menit. Setelah itu, angkat dan tiriskan lidah buaya.
3. Buat larutan air matang 1 liter campurkan dengan asam sitrat dan sedikit garam. Aduk sampai rata lalu masukkan potongan lidah buaya yang sudah direbus tadi.
4. Diamkan kurang lebih sekitar 6-12 jam, lalu angkat potongan lidah buaya tersebut.
5. Terakhir, buat rebusan gula dan air sampai mendidih.
6. Dinginkan lalu tambahkan potongan lidah buaya tersebut, diamkan selama 1-2 jam agar manisnya meresap.
7. Nata de coco lidah buaya siap untuk disajikan bersama es dan minuman lainnya.
Cara Membuat Nata de Coco dari Sari Kedelai

©2019 Merdeka.com/Pixabay
Bahan:
1 L Air kecutan limbah kedelaiBakteri starter Acetobacter Xylinum (bibit nata da coco)10 gram ZA (harus food grade)Asam cuka100 gram Gula pasir
Cara Membuat Nata de Coco:
1. Saring air sari kedelai kemudian rebus sesuai kebutuhan lalu biarkan hingga dingin.
2. Setelah dingin, tuang sari kedelai yang sudah direbus ke loyang dengan ditambah 10 gram ZA per liter dan 100 gram gula pasir per liter, lalu aduk hingga merata.
3. Tambahkan asam cuka dan diinokulasi dengan starter Acetobacter Xylinum.
4. Kemudian tutup loyang dengan kain bersih dan ikat dengan tali atau karet agar tidak ada udara masuk. Lalu diamkan selama 7 hari, jangan sampai goyang.
5. Setelah 7 hari, akan dihasilkan nata de soya, angkat dan lipat nata kedelai sebanyak 3 kali.
6. Nata kedelai yang sudah dipanen, lapisan luar dikupas lalu dicuci, kemudian potong-potong dalam bentuk dadu.
7. Buang air rebusan, potongan nata kedelai direndam dengan air biasa selama 3 hari.
8. Setelah itu, rebus lagi nata dengan gula untuk memberi rasa manis.
9. Setelah agak dingin, dapat ditambahkan esens sesuai selera dan siap untuk dihidangkan.
Cara Membuat Nata de Coco Bunga Rosella

©Shutterstock
Bahan:
1 liter air kelapa5 Bunga Rosella kering10 ml Bakteri starter Acetobacter Xylinum (bibit nata da coco)10 ml Asam cuka100 gram gula1 gram urea (harus food grade) optional
Cara Membuat Nata de Coco :
1. Rebus bunga rosella atau rendam menggunakan air panas dalam 1 gelas air.
2. Rebus air kelapa dalam panci sampai mendidih selama 3 menit.
3. Tuangkan gula pasir ke dalam air kelapa yang mendidih. Matikan kompor dan biarkan air kelapa menjadi dingin.
4. Tuang air bunga rosella dan asam cuka sekitar 10 ml ke dalam larutan air kelapa hingga kadar keasaman sekitar 4,5. Pengukuran Ph bisa menggunakan kertas lakmus.
5. Tambahkan bakteri starter Acetobacter Xylinum ke dalam larutan, aduk-aduk hingga merata.
6. Tuang campuran cairan ke dalam loyang atau baskom, tutup bahan nata de coco dengan koran dan ikat dengan tali atau karet atau isolasi bening.
6. Simpan di dalam rak yang stabil, tidak mudah goyang, dan terhindar dari guncangan.
7. Tunggu hingga kurang lebih 14 hari agar menjadi nata. Nata de coco yang sudah jadi, akan mengeras mengikuti pola loyang.
8. Selanjutnya, nata de coco yang sudah jadi, cuci dengan air dan rendam selama 2-3 hari. Ganti air bersih setiap hari.
9. Setelah direndam, kemudian lakukan perebusan dengan air gula, supaya mengenyal dan manis.
10. Iris nata da coco sesuai selara menggunakan pisau dapur dan nata de coco siap disajikan bersama sirup atau minuman lainnya.
Cara Membuat Nata de Coco Air Kelapa Porsi Besar

©shutterstock.com/jreika
Bahan:
5 L air kelapa
250 gram gula pasir
0,5 gram Urea/ZA
50 cc Cuka
100 ml Bibit nata de coco
Cara Membuat Nata de Coco:
1. Masak air kelapa dalam panci sampai benar-benar mendidih. Setelah itu tambahkan gula pasir, urea/ZA dan cuka. Aduk sampai larut dan matikan api, lalu tuang di atas loyang datar supaya cepat dingin.
2. Usahakan mengatur agar tinggi air rebusan dalam loyang sekitar 1,5-2 cm agar ketebalan nata de coco bagus dan optimal. Setelah dingin, campurkan starter dalam loyang lalu aduk sampai rata.
3. Tutup rapat loyang dengan koran bersih yang sudha dijemur di terik matahari, lakban tepinya supaya benar-benar rapat. Simpan loyang dalam suhu ruangan selama 7-10 hari. Jangan dibuka sebelum waktunya supaya fermentasi nata de coco bisa berhasil.
4. Setelah masa fermentasi selesai, buka penutup koran tadi. Bilas 3 kali dengan air bersih supaya bau asamnya hilang. Setelah itu rendam lagi nata de coco dalam air bersih selama 2 hari supaya bau dan rasa asamnya hilang. Ingat, ganti air rendaman setiap hari supaya hasilnya maksimal.
5. Terakhir, angkat nata de coco yang sudah direndam dan potong dadu kecil lalu rebus dengan air bersih sampai mendidih. Agar lebih nikmat, buat rebusan gula dan air sampai mendidih. Matikan api dan angkat, setelah itu masukkan potongan nata de coco lalu diamkan selama 1-2 jam agar manisnya meresap.
6. Nata de coco berbahan air kelapa siap disajikan.
Cara Membuat Nata de Coco dari Singkong
Bahan:
Air sari singkong (substrat steril)Starter Acetobacter Xylinum (bibit nata da coco)Gula pasir
Cara Membuat Nata de Coco:
1. Inkulasikan substrat steril sebanyak 20 liter dengan bibit bakteri Acetobacter Xylinum sebanyak 2 liter.Aduk substrat secara merata dengan menggunakan pengaduk steril.
2. Kemudian tuang ke dalam nampan atau loyang dengan substrat yang telah dicampur dengan kedalaman 2 cm.Setelah itu tutup dengan menggunakan kertas steril dan bersih.
3. Setelah itu, lanjutkan dengan melakukan inkubasi dalam suhu ruangan selama kurang lebih 8 hari.
4. Setelah 8 hari, nata de coco sudah siap untuk dipanen. Nata singkong yang sudah dipanen, lapisan luar dikupas lalu dicuci, kemudian potong-potong dalam bentuk dadu.
5. Buang air rebusan, potongan nata singkong direndam dengan air biasa selama 3 hari. Ganti airnya setiap hari.
6. Setelah itu, rebus lagi nata dengan gula pasir untuk memberi rasa manis. Setelah agak dingin, siap untuk dicampurkan bersama berbagai menu dessert.
Itulah beberapa cara membuat nata de coco yang segar dan praktis ala rumahan. Selain untuk konsumsi sendiri, Anda bisa berkreasi dengan lebih hebat sebagai ajang bisnis. Selamat mencoba.
Pembuatan
Bibit nata diketahui merupakan bakteri Acetobacter xylinum yang bisa membentuk serat nata apabila ditumbuhkan dalam air kelapa yang sudah kaya karbon dan nitrogen melalui proses terkontrol. Bakteri ini menghasilkan enzim yang bisa Menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa
Jutaan renik yang tumbuh pada air kepala itu akan dihasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih dan transparan. Inilah yang disebut dengan nata.
Acetobacter xylinum bisa tumbuh pada pH 3,5 - 7,5 namun akan tumbuh optimal jika pH nya 4,3. Sementara suhu ideal bagi pertumbuhan bakteri Acetobacter xylinum di suhu 28°– 31 °C. Bakteri ini sangat memerlukan oksigen.
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya