Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Pengobatan Skizofrenia yang Efektif, Serta Terapi yang Mudah Dilakukan di Rumah

5 Pengobatan Skizofrenia yang Efektif, Serta Terapi yang Mudah Dilakukan di Rumah ilustrasi skizofrenia. ©www.emaze.com

Merdeka.com - Pengobatan skizofrenia dibutuhkan seumur hidup, bahkan saat gejala telah mereda. Perawatan biasanya dilakukan dengan obat-obatan dan terapi psikososial karena bisa membantu mengelola kondisi. Dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan rawat inap.

Seperti diketahui, skizofrenia menyebabkan penderita mengalami delusi atau waham, halusinasi, kekacauan berpikir dan pengelolaan emosi, serta perubahan perilaku. Gangguan mental ini berlangsung dalam jangka panjang.

Memiliki skizofrenia bukan berarti Anda tidak dapat menjalani kehidupan yang bermakna. Meski saat ini belum ada obat untuk gangguan ini, penderita bisa mengatasinya dengan pengobatan skizofrenia, strategi swadaya, dan terapi suportif.

Dengan pengobatan yang tepat, kebanyakan orang memiliki hidup dan hubungan yang memuaskan. Faktanya, penderita skizofrenia punya kendali lebih besar atas pemulihan diri Anda daripada yang mungkin disadari.

Artinya, Anda akan belajar untuk mengelola gejala, mengembangkan dukungan dari lingkungan, serta menciptakan kehidupan yang memuaskan.

Lantas apa saja tips yang bisa dilakukan? Berikut sejumlah pengobatan skizofrenia yang efektif, beserta terapi yang mudah dilakukan di rumah, dihimpun dari Help Guide dan Mayoclinic, Jumat (6/8).

Pengobatan Skizofrenia

penyakit mental

forbes.com

1. Rutin Mengikuti Perawatan dan Kuatkan Pendukung

Semakin dini Anda menyadari atau tahu diagnosa skizofrenia, maka segeralah memulai perawatan dengan profesional kesehatan mental. Karena dengan demikian peluang Anda untuk sembuh akan semakin besar.

Penting untuk mendidik diri sendiri tentang penyakitnya. Berkomunikasilah dengan dokter dan terapis. Kemudian membangun sistem pendukung yang kuat.

Buatlah rencana dan target, seperti mengubah diet, menghilangkan stres, dan mencari dukungan sosial. Langkah ini akan memberi efek mendalam pada frekuensi dan tingkat keparahan gejala. Tips perawatan dalam pengobatan skizofrenia:

- Menerima keadaan dan diagnosis skizofrenia

Pemulihan menjadi kunci yang Anda perankan. Pastikan untuk disiplin minum obat yang diresepkan, membuat perubahan gaya hidup sehat, serta menghadiri temu medis maupun terapi.

- Jangan percaya stigma skizofrenia

Tak jarang penderita yang merasa terbebani dan belum bisa menerima kenyataan. Lebih baik tangani sakit Anda dengan serius dan jangan percaya pada mitos.

- Jujur dengan dokter

Bantu dokter memastikan memahami kondisi, serta mendapatkan jenis dan dosis obat yang tepat. Jujurlah mengenai efek samping, kekhawatiran, dan perawatan yang dijalani.

- Terapi suportif

Selain mengandalkan obat, terapi akan membantu mengelola gejala skizofrenia. Terapi suportif dapat membimbing untuk mengabaikan delusi, melindungi dari kekambuhan, dan memotivasi diri Anda.

2. Bergerak Aktif

ilustrasi olahraga

blog.ochsner.org

Selain memberikan manfaat emosional dan fisik, olahraga teratur dapat membantu mengelola gejala skizofrenia, kecuali jika mengalami episode psikotik.

Bergerak aktif secara fisik merupakan sesuatu yang bisa dilakukan untuk meningkatkan fokus, menghilangkan stres, memberi lebih banyak energi, membantu tidur lebih nyenyak, dan merasa lebih tenang.

Temukan aktivitas fisik yang disukai. Targetkan untuk bergerak 30 menit setiap hari. Hal sederhana seperti berjalan, berlari, berenang, atau menari, bisa sangat efektif untuk menenangkan sistem saraf.

3. Mencari Dukungan Orang Sekitar

ilustrasi teman wanita

©Shutterstock.com/Andresr

Berbincang dengan orang lain adalah cara paling efektif untuk menenangkan sistem saraf dan menghilangkan stres. Stres ini bisa memicu psikosis dan memperburuk gejala skizofrenia.

Temukan seseorang yang dapat diajak bicara, mendengarkan tanpa menghakimi, mengkritik, atau mengganggu. Sosok yang bisa mendukung Anda untuk segera sembuh.

Selain membantu menghilangkan stres, mendapat dukungan dari orang lain ini dapat memberi perbedaan besar dalam pandangan terhadap skizofrenia. Kemungkinan besar penderita akan mencapai kemandirian dan meminimalisir kekambuhan.

4. Mengelola Stres

Melayani stres sehari-hari dapat menguras tenaga, apalagi bagi penderita skizofrenia. Selain berolahraga dan menjalin hubungan baik secara sosial, ada beberapa langkah pengobatan skizofrenia yang bisa Anda terapkan:

- Ketahui batasan

Jangan mengambil lebih dari yang dapat ditangani. Luangkan waktu untuk diri sendiri saat merasa kewalahan.

- Melakukan relaksasi

Teknik seperti meditasi kesadaran, pernapasan dalam, atau relaksasi otot mengerem stres dan mengembalikan pikiran menjadi seimbang.

- Memahami dan menerima emosi

Menyeimbangkan suasana hati serta mempertahankan kendali atas hidup untuk mengelola stres.

5. Menjaga Diri dan Memahami Peran Obat

ilustrasi depresi

Shutterstock/Stokkete

Membuat perubahan gaya hidup secara perlahan dan sederhana akan berdampak besar pada perasaan, serta pengelolaan gejala. Tidur dengan durasi yang tepat dan teratur bisa menjadi pengobatan skizofrenia yang baik.

Banyak orang dengan skizofrenia mengalami masalah dengan tidur, tetapi dengan berolahraga, mengurangi asupan gula dalam diet, dan menghindari kafein itu bisa membantu.

Jaga diri Anda dengan menghindari alkohol dan obat-obatan terlarang. Penyalahgunaan zat akan memperumit pengobatan skizofrenia dan memperburuk gejala.

Biasanya penderita akan ditawai ditawari obat antipsikotik oleh dokter sebagai komponen pengobatan skizofrenia.

Obat antipsikotik mengurangi gejala psikotik seperti halusinasi, delusi, paranoia, dan pemikiran yang tidak teratur. Pengobatan skizofrenia dapat memiliki efek samping seperti mengantuk, kekurangan energi, gerakan yang tidak terkendali, penambahan berat badan, dan disfungsi seksual.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP