Asyiknya Belajar Sejarah ala Komunitas Malam Museum Yogyakarta

Museum saat malam hari lekat dengan stigma menyeramkan. Komunitas Malam Museum Yogyakarta pun mengubah pandangan itu. Menjelajah museum saat malam hari pun tak menyeramkan justru sangat asyik.

Tyas Titi Kinapti
Oleh Tyas Titi Kinapti - Reporter
Asyiknya Belajar Sejarah ala Komunitas Malam Museum Yogyakarta
Komunitas Malam Museum. ©2021 Merdeka.com/Fajar Bagas Prakoso

Hari mulai gelap, banyak orang yang mulai berhenti melakukan aktivitasnya. Memilih untuk beristirahat dari penatnya hari. Tapi tidak untuk beberapa orang ini, saat hari gelap mereka justru datang berbondong-bondong ke museum.

Ya, berkunjung ke museum saat malam hari memang menjadi aktivitas yang jarang dilakukan. Museum saat malam hari lekat dengan stigma menyeramkan. Komunitas Malam Museum Yogyakarta pun mengubah pandangan itu. Menjelajah museum saat malam hari pun tak menyeramkan justru sangat asyik.

Justru, dengan adanya kegiatan night at museum seperti ini, masyarakat bisa mengetahui kondisi museum malam hari. Tak ada hantu di museum saat malam hari. Yang ada hanya segudang pengetahuan tentang informasi dan fakta masa lalu.

Jelajah museum saat malam hari terasa tak membosankan sama sekali. Komunitas Malam Museum Yogyakarta mengemasnya menjadi sebuah permainan yang seru dan menantang. Ya, peserta tak hanya melihat diorama dan mendengarkan paparan pemandu saja. Mereka diajak bermain lewat Amazing Raze.

Nantinya peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok nanti akan bekerja sama menyelesaikan teka-teki yang berkaitan dengan museum. Asyik banget kan?

Rangkaian kegiatan ini tidak dipungut biaya, fasilitas yang didapatkan seperti kaos, makanan ringan, air mineral, dan makan malam dibagikan pada secara cuma-cuma.

Peserta tak hanya bisa jelajah museum namun juga berkenalan dengan sesama peserta. Tak perlu khawatir, rangkaian kegiatan ini tidak dipungut biaya. Fasilitas yang didapatkan seperti kaos, makanan ringan, air mineral, dan makan malam dibagikan pada secara gratis.

Komunitas Malam Museum ini berawal dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) pada 2012 lalu. Erwin Djunaedi juga terinspirasi dari film Night at Museum. Kegiatan pertama komunitas Malam Museum ini dilaksanakan pada 17 Maret 2012 di Museum Benteng Vredeburg.

Namun sayangnya tidak semua museum beroperasi hingga malam hari. Seperti yang diketahui museum lebih banyak buka dari pagi hingga sore hari. Hal ini lah yang menjadi tantangan oleh Erwin Djunaedi selaku pencetus komunitas ini.

Tak pantang menyerah, Erwin dan kawan-kawan mengajukan proposal beberapa museum di Yogyakarta. Beberapa museum seperti Museum Benteng Vredeburg, Museum Sandi, Museum TNI AU dan beberapa museum lainnya mau untuk berkontribusi dan memberikan izin.


Sesuai dengan yang tertulis di bio Instagram @malamuseum, Komunitas Malam Museum Yogyakarta mengajakmu menemukan keseruan belajar sejarah. Menjelajah museum dan cagar budaya dengan cara menyenangkan. Berkunjung ke museum menjadi ketagihan.

Jadi, kapan kamu mau jelajah museum malam hari?

Rekomendasi