Kampung Ondel-Ondel Kramat Pulo, Pemain dan Pengrajin Maskot Betawi

Senin, 5 April 2021 16:00 Reporter : Ibrahim Hasan
Kampung Ondel-Ondel Kramat Pulo, Pemain dan Pengrajin Maskot Betawi . ©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Merdeka.com - Jakarta punya identitas budaya yang mendunia. Selain tugu selamat datang Bundaran HI, ada maskot yang tak kalah fenomenal. Ondel-ondel, menjadi ikon saat berbicara mengenai Jakarta. Ondel-ondel dapat dengan mudah ditemui di kampung Ondel-ondel Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakata Pusat.

Boneka raksasa dengan pakaian warna-warni seolah menyapa dengan ramah. Identitas kota Jakarta ini telah menjadi simbol budaya suku Betawi sejak turun temurun. Kampung Ondel-ondel bermula dari sebuah sanggar di Kramat Pulo. Sejak tahun 1984, semakin banyak para pemain dan pengrajin Ondel-ondel. Dari sanalah Ondel-ondel bisa hadir untuk dinikmati semua kalangan.

005 ibrahim hasan

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Siang itu, ondel-ondel mulai diberangkatkan menuju lokasi pementasan. Belakangan, Ondel-ondel dipentaskan di jalanan. Seperti halnya di panggung, di jalanan tubuh Ondel-ondel juga meliuk dan bergoyang. Diikat kuat, ondel-ondel diangkut di atap bajaj. Sedangkan pemain beserta operator berada di dalam bajaj.

Ondel-ondel hasil kreasi kampung Kramat Pulo berjajar bak barikade. Berduyun-duyun, rombongan ondel-ondel dengan ramainya melintasi jalanan. Dulunya, Ondel-ondel berayun bersama lantunan Tanjidor. Saat ini, Setiap ondel-ondel dibekali dengan tape recorder. Tape recorder dipilih karena lebih praktis digunakan. Kaleng cat disiapkan sebagai wadah uang dari uluran tangan penonton. Para pengamen Ondel-ondel ini dapat dengan mudah ditemui di sudut kota Jakarta.

005 ibrahim hasan

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Sentra pengrajin ondel-ondel di Kampung Ondel-ondel, Kramat Pulo semakin dikenal. Setidaknya, ada 9 tempat produksi ondel-ondel di sini. Pada dasarnya, Ondel-ondel terdiri dari kepala dan tubuh. Sebagian besar tubuhnya terbuat dari kerangka kayu. Sedangkan rambutnya berasal dari Ijuk yang ditata. Bagian paling rumit pengerjaan adalah wajah. Wajah Ondel-ondel terbuat dari cetakan kertas, semen hingga serat fiber. Proses menghias juga menentukan raut wajah Ondel-ondel nantinya.

Boneka raksasa ini punya tinggi 3.5 hingga 4 meter. Diameter tubuhnya 1.5 meter memungkinkan pemain masuk ke dalam tubuh Ondel-ondel. Pernak Pernik juga tak ketinggalan menghiasi tubuh Ondel-ondel ini. Kerangka tubuh kayu dibalut dengan baju khas adat Betawi. Layaknya manusia, tampilannya semakin rapi dan memesona.

005 ibrahim hasan

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Dulunya, Ondel-ondel dihadirkan sebagai sarana untuk mengusir roh jahat. Tubuhnya yang tinggi dan lebar mengandung maksud dapat mengusir makhluk astral. Tidak semua suka dengan ondel-ondel. Raut wajah khas Ondel-ondel bahkan bisa membuat sebagian orang ketakutan.

Wajah Ondel-ondel pria identik dengan kesan tegas, kumis tebal dan warna merah. Tak jarang orang merasa seram dibuatnya. Berbeda dengan Ondel-ondel perempuan. Wajah yang bening, senyum pipinya merona, menegaskan akan naluri keibuan.

Namun saat ini, kesan seram Ondel-ondel disamarkan. Ondel-ondel lebih diperuntukkan sebagai ajang hiburan. Tampilannya sekarang dibuat lebih nyaman dan menyenangkan bagi penonton.

005 ibrahim hasan

©2021 Merdeka.com/Fiqi Achmad

Boneka raksasa ini tercatat telah ada sejak masa Kolonial VOC datang ke Indonesia. Tepatnya tahun 1605 Ondel-ondel punya sejarah sendiri. Hingga saat ini, ondel-ondel menjadi identitas warga Jakarta. Seiring dengan perkembangan zaman, Ondel-ondel semakin terpinggirkan.

Dulunya Ondel-ondel dihadirkan dalam setiap perayaan acara rakyat bahkan pemerintahan. Namun saat ini, Ondel-ondel lebih banyak ditemui di jalanan. Dari para pengamen, Ondel-ondel menjadi lebih dekat dengan masyarakat.

Para pengamen Ondel-ondel berharap, Ondel-ondel mudah dikenal dan dekat dengan masyarakat. Selayaknya Ondel-ondel tetap menjadi identitas, menghibur dan menjadi maskot warga Betawi. [Ibr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini