Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga brand ini paling getol beriklan di televisi selama Ramadan

Tiga brand ini paling getol beriklan di televisi selama Ramadan Iklan TV. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - AdsTensity mencatat selama bulan Ramadan lalu ada tiga brand yang getol mengucurkan dana untuk beriklan di televisi. Tiga brand tersebut adalah Walls, Djarum, dan Marjan (Marjan Melon dan Marjan Coco Pandan). Walls menjadi brand yang paling tinggi tercatat boros belanja iklan televisinya.

Dari hasil pantauan AdsTensity selama Ramadan, Walls setidaknya menghabiskan Rp 266,5 miliar. Angka tersebut menjadikan Walls tercatat sebagai brand yang gencar beriklan melalui televisi selama Ramadan.

Kemudian di urutan kedua, diduduki oleh Djarum. Selama bulan Ramadan, Djarum diperkirakan mengeluarkan cost iklan sebesar Rp 259 miliar. Terlebih pada saat Ramadan gelaran Euro 2016 juga berlangsung sehingga besar kemungkinan Djarum memanfaatkan keriuhan event itu untuk menguasai ruang iklan televisi selama bulan Puasa. Di sisi lain, berkah Euro 2016 juga dirasakan oleh RCTI di mana perusahaan yang dimiliki oleh Harry Tanoesoedibjo panen iklan sebesar Rp 312 miliar.

Setelah Djarum, posisi ketiga ditempati oleh Marjan. Berkaca data di tahun lalu, setidaknya Marjan mengeluarkan cost untuk beriklan di televisi mencapai Rp 428,190 milliar. Sayangnya untuk tahun 2016 ini, belanja iklan mereka tidak sebesar tahun lalu. Data AdsTensity mencatat jika Marjan hanya mengeluarkan belanja iklan sebesar Rp 230,7 miliar.

"Data brand dengan spending terbesar ini berbeda dengan tahun lalu," ujar Direktur PT Sigi Kaca Pariwara, Sapto Anggoro melalui keterangan resminya, Minggu (31/07).

Sekadar diketahui, AdsTensity merupakan produk dari PT. Sigi Kaca Pariwara yang berfokus di data riset komersial iklan komersial. Riset yang dilakukan oleh AdsTensity menggunakan aplikasi AdEx (ads expenditure) dengan model riset komersial. Aplikasi tersebut berfungsi untuk mengetahui pergerakan iklan secara real time selama 24 jam sehari.

Sebelumnya, AdsTensity juga mencatat total nilai belanja iklan televisi selama semester I tahun 2016 untuk 13 stasiun tv nasional mencapai Rp 49,2 triliun. Pendapatan ini meningkat 49 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 32,9 triliun.

AdsTensity melakukan perekaman seluruh iklan televisi di 13 stasiun utama (mainstream) antara lain RCTI, SCTV, Indosiar, MNC Tv, TransTV, Trans7, Global Tv, MetroTv, TvOne, ANTV, KompasTv, Net TV, dan TVRI. Dari seluruh iklan tersebut dicatat volumenya dan harganya sesuai dengan yang dipublikasikan (publish rate). Sehingga nilai yang ada adalah brutto karena tidak diketahui diskon yang hanya terlibat antara brand dan pemilik stasiun televisi. Kecuali itu juga tidak termasuk iklan tv dalam bentuk running text, supper imposse, atau blocking time.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP