Tahun 2017 jadi salah satu tahun terpanas, tren pemanasan global makin nyata

Sabtu, 20 Januari 2018 06:00 Reporter : Indra Cahya
Tahun 2017 jadi salah satu tahun terpanas, tren pemanasan global makin nyata 2017 jadi salah satu tahun terpanas. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Tahun lalu jadi salah satu tahun terpanas sepanjang sejarah. Sebelumnya, 2016 sudah ditetapkan NASA sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah. Hal ini memperlihatkan bahwa tren pemanasan global semakin nyata, di mana makin tahun makin panas.

Melansir The Verge, ada data berbeda dari dua organisasi yang berbeda soal temperatur tahun 2017 lalu. Dua organisasi tersebut adalah Goddard Institute for Space Studies milik NASA, serta National Oceanic and Atmospheric Association. Menurut NASA, 2017 adalah tahun terpanas kedua setelah 2016. Menurut NOAA, 2017 adalah tahun paling panas setelah 2017 dan 2015.

Meski data berbeda karena metodologi dalam menghitung suhu dunia yang berbeda dari masing-masing organisasi, hal ini cukup berbahaya dalam jangka panjang.

"Gambaran keseluruhan sangat-sangat mirip dan koheren. Kita berada dalam tren pemanasan global jangka panjang," ungkap Gavin Schmidt, direktur Goddard Institute for Space Studies dari NASA.

Sang direktur dalam konferensi persnya menyebut dengan jelas bahwa semua tren pemanasan global yang terjadi dalam 60 tahun terakhir ini adalah ulah manusia. Hal ini khususnya soal meningkatnya gas rumah kaca yang menjebak panas seperti karbon dioksida, di dalam atmosfer Bumi.

Hal ini diperburuk oleh fakta dari NASA dan NOAA di mana lima tahun terpanas sepanjang sejarah, semua terjadi di atas tahun 2010. Sejak tahun 1880 Bumi juga sudah memanas lebih dari satu derajat Celcius. [idc]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini