Matahari pada dasarnya adalah sebuah reaksi fusi nuklir raksasa. Ia memompa begitu banyak energi sehingga memanaskan dan menerangi seluruh planet dan Tata Surya.
Seiring dengan jumlah panas dan cahaya yang luar biasa itu, ia juga sebetulnya mengeluarkan suara yang begitu keras. Namun karena suara tidak dapat merambat melalui ruang hampa sehingga terkesan matahari tak bersuara.
Craig DeForest, seorang ahli heliofisika terkemuka dari Departemen Studi Antariksa Southwest Research Institute menjelaskan seberapa keras suara Matahari.
Dilansir dari laman IFLScience dan NASA, Selasa (30/5), matahari secara teoritis mengeluarkan suara sekitar 100 desibel.
Ukuran suara ini jika disederhanakan sama kerasnya dengan berdiri di samping sound sistem pada konser musik rock. Kata Craig, kebisingan itu luar biasa jika menganggap Matahari berjarak 150 juta kilometer dari kita.
"Suara Matahari sangat keras. Beruntung suaranya tidak menyebar melalui ruang angkasa," kata dia.
Hal senada juga diungkapkan oleh Alex Young, ahli heliofisika NASA pada 2018. Menurutnya matahari memiliki suara seperti mendengung namun keras.
"Matahari tidaklah diam," kata Alex.
Advertisement
Craig melanjutkan, setiap sel matahari memancarkan sekitar 100 hingga 300 watt energi suara per meter persegi. Ini hampir sama dengan sirene polisi. Dan karena luas permukaan Matahari sekitar 10.000 kali lebih besar dari Bumi, maka bisa dibayangkan 10.000 Bumi diselimuti sirine polisi.
"Suaranya akan sekeras itu," jelas Craig.
Berikut cuplikan frekuensi rendah suara matahari yang diambil dari sebuah akun Tiktok yang sudah dicocokan dengan suara asli yang direkam NASA.
@astro.jamie sounds of the sun #sun #sounds #space #fyp #foryou ♬ original sound - Astronomy 🪐🪐🪐