Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli lalu. Kondisi ini dapat mempengaruhi proses pembelian hewan kurban dan penyembelihannya yang biasanya dilakukan setiap hari raya Idul Adha, karena harus menyesuaikan dengan PPKM Darurat yang sedang berlaku.
Maka itu, Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) memiliki program untuk menjawab permasalahan tersebut pada Idul Adha tahun ini dengan tema “Alirkan Kebaikan untuk Negeri”.
Laznas BSMU memberikan kemudahan bagi para pequrban (mudhohi) dalam menyalurkan hewan qurban dengan konsep "qurban from home" atau proses pembelian hewan yang dilakukan melalui online. Program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap anjuran pemerintah untuk tetap dirumah selama peraturan PPKM Darurat.
Jadi masyarakat dapat melakukan pembelian hewan qurban melalui laman resmi bsmu.or.id atau platform donasi online: jadiberkah.id. Khusus nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), dapat melakukan pembelian melalui aplikasi BSI Mobile di menu Beli, lalu pilih Hewan Qurban. Laznas BSMU juga memberikan berbagai pilihan hewan qurban, mulai dari paket ekonomis hingga paket premium sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Hewan qurban yang disiapkan sudah melalui proses quality control serta memenuhi syariat Islam, karena hewan yang dipilih merupakan hewan yang berasal dari peternak yang dibina oleh Laznas BSMU.
Laznas BSMU menghadirkan sebuah pengalaman menarik, yaitu pequrban dapat secara langsung menyaksikan penyembelihan hewan melalui live streaming di beberapa titik penyembelihan yang ada di hampir seluruh Indonesia. Jadwal penyembelihan hewan qurban pun akan diinfokan sebelum hari raya.
Risyad Iskandar, Direktur Marketing & Network Laznas BSMU, mengatakan Hari Raya Idul Adha merupakan hari kebahagiaan bagi umat Islam. Alangkah lebih baiknya jika kebahagiaan itu dapat diberikan kepada orang lain melalui hewan qurban yang dagingnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi pandemi yang belum usai ini.
"Program ini juga merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan mengaktifkan roda perekonomian, terutama di desa-desa sebagai sentra hewan qurban, dengan membina para peternak dhuafa, sehingga mereka dapat hidup lebih layak, dan hewan yang dijual adalah hewan memenuhi standar dan berkualitas. Kami berharap masyarakat yang berkecukupan bersama Laznas BSMU dapat menghadirkan kemaslahatan secara merata dengan mengalirkan kebaikan untuk negeri kita tercinta,” ujarnya.