Apple jalani investigasi, drama perlambatan iPhone tak kunjung selesai

Apple jalani investigasi, drama perlambatan iPhone tak kunjung selesai. Kasus perlambatan iPhone, sebuah aksi Apple yang memperlambat iPhone lawas agar tidak mati secara random ketika berada di puncak performa, kini memasuki babak baru. Peristiwa ini ramai pada akhir Desember lalu, namun dramanya masih berlarut-larut.

Indra Cahya
Oleh Indra Cahya - Reporter
Apple jalani investigasi, drama perlambatan iPhone tak kunjung selesai
Ilustrasi iPhone lawas. ©2018 Merdeka.com

Kasus perlambatan iPhone, sebuah aksi Apple yang memperlambat iPhone lawas agar tidak mati secara random ketika berada di puncak performa, kini memasuki babak baru. Peristiwa ini ramai pada akhir Desember lalu, namun dramanya masih berlarut-larut.

Menurut Mashable, Apple telah mengkonfirmasi bahwa pemerintah AS kini sedang menyelidiki kasus tersebut. Apple tidak menyebut badan apa yang bertugas menginvestigasi, tapi Mashable menyebut bahwa kasus ini ditangani dua penyidik yakni Departemen Kehakiman dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS.

Jadi, kasus ini belum terlihat akan selesai meski Apple telah meminta maaf dan melambatnya iPhone dengan baterai lama sudah bisa diatasi.

Konfirmasi Apple atas investigasi ini juga muncul bersamaan dengan pernyataan raksasa teknologi tersebut soal niatnya yang sebenarnya baik.

"Kami tidak pernah, dan tak akan pernah, melakukan apapun untuk secara sengaja mempersingkat masa pakai produk Apple, atau menurunkan pengalaman pengguna untuk mendorong pembaruan dari pelanggan," tulis Apple.

Hal ini terjadi karena adanya kemungkinan Apple akan dikenakan denda atau pun sanksi berat lainnya jika terbukti bersalah.

Apple sendiri mungkin tak merasa bersalah. Namun mereka punya inisiatif untuk memperbaiki hal yang dianggap salah tersebut: mulai dari memberi diskon untuk penggantian baterai baru, pembaruan iOS yang akan mencakup informasi kesehatan baterai dan opsi non-aktif untuk fitur manajemen daya yang jadi 'otak' melambatnya iPhone lawas.

Rekomendasi