Tidak ada yang sangsi bila aplikasi yang banyak diakses di smartphone atau tablet adalah aplikasi jejaring sosial. Namun dibalik fakta tersebut, ternyata jejaring sosial kalah dengan aplikasi lain yang tengah naik daun, musik dan kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian dari perusahaan marketing yang bergerak di bidang perangkat mobile, Localytics, penggunaan aplikasi kesehatan meningkat hingga 51 persen ketimbang tahun lalu. Di sisi lain, jejaring sosial hanya mengalami peningkatan sebesar 49 persen.
Tren mendengarkan musik yang telah berubah menjadi online via streaming video turut membuat penggunaan aplikasi musik meningkat hingga drastis hingga 79 persen dibanding tahun lalu. Data tersebut diambil dari sekitar 1,5 miliar gadget dari data base konsumen Localytics, termasuk 28.000 aplikasi yang terinstal di dalamnya. Localytics mengumpulkan data tersebut dari bulan Agustus 2013 sampai Agustus tahun ini.
Yang tak kalah aneh, jejaring sosial adalah aplikasi yang memiliki waktu akses paling sedikit di antara aplikasi-aplikasi lain, yakni sekitar 2,5 menit tiap kali akses. Padahal, jejaring sosial menjadi aplikasi yang paling sering diakses dalam kurun waktu satu bulan. Rata-rata aplikasi tersebut dibuka sekitar 25.1 kali.
Sementara itu, aplikasi kesehatan memang tidak diakses sesering jejaring sosial, tetapi mereka mencatatkan waktu akses cukup lama, yaitu 5 menit tiap kali dibuka. Aplikasi dengan waktu buka paling lama kembali dipegang oleh aplikasi musik dengan waktu 8,9 menit.
Secara keseluruhan, durasi penggunaan aplikasi mobile mengalami peningkatan hingga 21 persen dibanding tahun lalu. Pengguna sendiri kini menghabiskan waktu lebih dari 30 jam per bulan untuk menikmati beragam aplikasi di gadget mereka, Techcrunch (16/09).
Advertisement