Perang teknologi Apple-Samsung makin sengit

Apple kembali berusaha menahan laju penjualan Samsung Galaxy Nexus di rumahnya sendiri, Amerika Serikat.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Perang teknologi Apple-Samsung makin sengit
Perang teknologi Apple-Samsung makin sengit

Peperangan dua produsen smartphone Apple dan Samsung terus berlangsung. Setelah pelarangan penjualan yang diajukan Apple terhadap produk Samsung Galaxy 10.1N dan Galaxy Nexus ditolak Pengadilan Munich, Jerman, kini Apple mencoba mengajukan tuntutan yang sama terhadap Samsung di Amerika Serikat.

Pada putusan pengadilan Munich yang dimenangkan Samsung, Hakim Andreas Mueller mengatakan produsen asal Korea Selatan tersebut telah menunjukkan kalau teknologi layar sentuh ada jauh sebelumnya. Teknologi layar sentuh sudah hadir sebelum Apple menampilkan teknologi tersebut melalui produk iPhone dan iPad.

Setelah menerima kekalahan di Jerman, kini Apple kembali berusaha menahan laju penjualan Samsung Galaxy Nexus di rumahnya sendiri, Amerika Serikat. Seperti dilansir Reuters, dalam tuntutan yang diajukan ke Pengadilan Federal di California, Apple mengatakan kalau Samsung telah melanggar hak paten.

Di pengadilan Munich, Apple mengajukan tuntutan kalau teknologi layar sentuh yang digunakan Galaxy 10.1N dan Galaxy Nexus telah mencuri teknologi mereka. Kini dengan tuduhan baru, Apple menuntut Samsung kalau teknologi mengunci handset dengan cara menggeser dan pencarian gambar melalui suara adalah milik mereka.

Mengenai tuntutan ini, pihak Samsung secara resmi belum memberikan jawaban.

Tuntutan Apple terhadap Samsung di Pengadilan Federal California bukanlah yang pertama. Sebelumnya pada April tahun lalu, Apple menuduh Samsung mengopi secara ilegal desain fitur iPhone dan iPad. Sidang tuntutan tersebut masih berjalan.

Hingga saat ini, tercatat ada 20 tuntutan yang diajukan Apple terhadap Samsung di 10 negara. Tuntutan ini bagi sebagian pengamat dianggap sebagai perang terbuka dalam perebutan pasar smartphone.

Rekomendasi