Petinggi Huawei Plin-Plan Soal Pemakaian Aplikasi Google, Mana yang Benar?

Senin, 3 Februari 2020 16:09 Reporter : Indra Cahya
Petinggi Huawei Plin-Plan Soal Pemakaian Aplikasi Google, Mana yang Benar? OS Harmony Besutan Huawei. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Huawei secara aktif mencoba mengurangi ketergantungan terhadap perusahaan Amerika Serikat. Hal ini buntut dimasukkannya Huawei dalam Daftar Entitas yang mencekal perusahaan Tiongkok ini untuk berbisnis dengan perusahaan AS.

Huawei sendiri saat ini telah kehilangan lisensi untuk menggunakan Google Mobile Services (GMS) untuk perangkatnya dan Honor. Hal ini berarti tidak akan ada aplikasi Google di dalam perangkat Huawei.

Saat ini, Huawei sendiri sudah mengaplikasikan aplikasi besutannya sendiri untuk Browser, Maps, dan banyak aplikasi lain yang biasanya diisi Google. Bahkan, Huawei telah meluncurkan OS baru yakni Harmony OS.

Hal ini membuat Huawei bisa mandiri. Dalam sebuah konferensi pers di Wina, melansir Gizmochina, Huawei bahkan tak ingin memakai Google Lagi.

Menurut Wang Fei yang merupakan Head of Huawei's Consumer Business Group, pihaknya tidak berencana untuk kembali menggunakan layanan Google, bahkan jika lisensi Google kembali didapatkan.

Baca Selanjutnya: Masih Butuh Google?...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Huawei
  3. Google
  4. Smartphone
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini