Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mitos keberuntungan di balik angka 888

Mitos keberuntungan di balik angka 888 888. ©2012 Merdeka.com/glareled2008.en.made-in-china.com

Merdeka.com - Melahirkan atau menikah di tanggal yang cantik menjadi idaman banyak pasangan. Selain mudah diingat, momen langka ini tentu tidak terjadi setiap saat. Fenomena angka kembar 888 merupakan salah satu isu yang sempat menghebohkan dunia. Pasalnya, 8 Agustus 2008 (8-8-8) diyakini sebagai hari yang membawa keberuntungan.Sejak zaman Babilonia kuno, angka 8 diyakini sebagai lambang para dewa, yang konon menghuni ruangan kedelapan di kuil Babilonia. Sebagaimana dilansir Live Science, kebudayaan Tiong Hoa juga mempercayai 8 sebagai angka sempurna karena tidak putus saat ditulis. Keyakinan tersebut juga didukung oleh pemaknaan ilmu Feng Shui, yang mengartikan angka 8 sebagai kemakmuran. Bila dikombinasikan, angka 888 menggambarkan kekayaan dari segi langit, bumi, dan manusia. Itulah mengapa China menggelar Olimpiade Beijing pada 8 Agustus 2008, pukul 08:08:08. Entah kebetulan atau hanya euforia semata. Mitos 888 bahkan juga dihubung-hubungkan dengan keyakinan suatu agama. Kaum Muslim percaya adanya 7 neraka dan 8 surga. Kemunculan angka 8 pun dimaknai secara positif karena menggambarkan jumlah surga dalam Islam.

Numerology: Antara mitos dan persepsi

Numerology angka 06 (angka setan?)

Numerology angka 07 (angka baik?)

Numerology angka 08 (angka keberuntungan?)

Numerology angka 09 (angka tertinggi?)

Numerology angka 10 (angka sempurna?)

Numerology angka 11 (angka istimewa?)

Numerology angka 12 (angka unik?)

Numerology hanya seni yang bersifat deskriptif bukan prediktif

Sekali lagi, apakah ini hanya sebuah kebetulan? Kalau ya, mengapa kebetulan itu terjadi pula dalam tradisi Yahudi. Angka 8 merupakan simbol hari penyucian atau purifikasi bagi kaum Yahudi. Sementara itu, nama Yesus dalam huruf Yunani IHESOYS mempunyai nilai numerik 888. Entah itu kebetulan atau memang takdir Tuhan. Semua tergantung Anda dalam memaknainya. Namun, jangan pula menanggapi fenomena tanggal kembar secara berlebihan. Toh kita sebagai manusia hanya bisa memprediksi, tanpa tahu apa yang akan terjadi esok hari. (mdk/des)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP