Menkominfo minta masyarakat waspada serangan virus Petya
Merdeka.com - Setelah serangan ransomware WannaCry pada Mei lalu, baru-baru ini dikabarkan muncul lagi virus komputer yang digadang-gadang lebih mengerikan dari WannaCry. Nama virus itu adalah Petya.
Petya ini telah menyerang wilayah Eropa dan Asia Selatan. Namun, yang terdampak paling parah adalah Ukraina. Tak tanggung-tanggung, virus itu menyerang sektor kelistrikan sampai perbankan.
Tak bisa dipungkiri, bisa saja Indonesia menjadi sasaran berikutnya. Maka itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pun mewanti-wanti agar masyarakat berhati-hati dengan virus Petya ini. Kata menteri yang akrab disapa Chief RA ini, cara kerja Petya persis WannaCry. Menyandera data dengan menerobos celah keamanan dari sistem komputer.
"Pemerintah terus memantau dan memitigasi pergerakan dari penyebaran virus Petya ini di Indonesia. Notifikasi telah dikeluarkan oleh id-SIRTI (organisasi yang diampu Kemkominfo untuk menangani insiden seperti serangan siber) kepada para mitra yang bekerja sama seperti penyelenggara layanan internet, NAP maupun Kementerian/Lembaga," katanya kepada awak media dalam pesan singkat, Rabu (28/6).
"Saat ini kami sedang bergerak dan mempersiapkan segalanya untuk memberikan early warning dan gerakan antisipatif atau preventif ke semua masyarakat," ungkap dia.
Dia pun berpesan kepada masyarakat, agar sebelum mengaktifkan komputernya, diminta untuk melakukan backup data sesegera mungkin, menonaktifkan jaringan LAN sementara, gunakan sistem operasi orisinil dan update secara berkala, kemudian instal antivirus dan update juga secara berkala. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya