Xiaomi 15T, hadir bukan hanya menawarkan performa tinggi, melainkan juga pengalaman fotografi setara kamera profesional yang kini dapat diakses oleh pengguna smartphone. Jeksen, yang memimpin sesi tips dan trik fitur, memaparkan secara rinci bagaimana pengguna dapat memaksimalkan perangkat ini untuk menciptakan masterpiece dalam genggaman.
Menurut Jeksen, Product Marketing Lead, karakteristik utama perangkat Xiaomi ini adalah integrasi teknologi Leica, khususnya penggunaan lensa Summilux. Lensa Summilux disebut sebagai teknologi unik yang dirancang untuk meningkatkan kontras, ketajaman gambar, warna, serta mengatasi masalah flare.
"Di setiap kamera ini, kami bisa bilang salah satu karakteristik utamanya adalah warna Leica," jelas Jeksen.
Kekuatan Potret: Master Portrait dan Variasi Focal Length
Sementara itu, Product Marketing Lead Xiaomi Indonesia, Jeksen, menyoroti fitur potret yang menjadi andalan, yakni Master Portrait Mode. Fitur ini dirancang agar pengguna dapat langsung menghasilkan foto dengan efek latar belakang bokeh yang indah dan warna optimal tanpa perlu melakukan penyuntingan tambahan.
Bagi pengguna yang menginginkan hasil lebih dramatis, tersedia pilihan Leica Portrait Mode yang menawarkan kontras lebih kuat, dengan karakter warna yang dingin dan tajam. Pengguna juga diberikan fleksibilitas untuk mengatur efek defokus apakah ingin hasil lebih dangkal (shallow) atau lebih tajam.
Pada model Xiaomi 15T, eksplorasi focal length juga dimaksimalkan. Pengguna dapat mengambil gambar pada jarak 45 mm atau 75 mm sambil tetap mempertahankan efek latar yang lembut, lengkap dengan gradasi highlight dan low light yang memukau.
Advertisement
Pro Series: Lensa Tele dan Pembekuan Gerak
Untuk model tertinggi, Xiaomi 15 Pro, Jackson menjelaskan fitur-fitur yang didesain bagi pengguna profesional. Salah satunya adalah Paris Complens, teknologi turunan dari seri Xiaomi Ultra.
"Dengan Paris Complens, kita bisa menikmati optical zoom yang lebih tinggi hingga 5x (115 mm), bahkan bisa lebih lagi," ujar Jackson.
Keunggulan optical zoom tinggi ini sangat cocok untuk memotret objek bergerak cepat, seperti olahraga, atau dalam skenario jarak jauh, dengan hasil tangkapan tetap tajam tanpa distorsi. Selain itu, model Pro juga menghadirkan fitur Telemacro (5x 115 mm) yang memungkinkan pengambilan gambar close-up dengan detail menarik.
Dalam sesi tips, Jackson menyarankan penggunaan Motion Capture saat memotret objek bergerak. Fitur ini secara otomatis mengatur shutter speed tercepat untuk memastikan objek tampak beku di hasil foto. Untuk menangkap rangkaian momen, tersedia juga Burst Mode, yang dapat diaktifkan dengan menggeser layar ke kanan, serta Dynamic Shot yang menghasilkan output seperti video, sehingga pengguna dapat memilih momen terbaik untuk dijadikan foto.
Advertisement
Revolusi Editing: Fitur AI Erase yang Rapi dan Cerdas
Xiaomi 15 Series juga merevolusi proses penyuntingan dengan menyatukan semua fitur dalam satu aplikasi. Pengguna dapat memilih filter Leica termasuk Vivid Leica, Natural Leica, dan Black & White Dramatic baik sebelum maupun sesudah memotret.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah fitur AI Erase. Jeksen mendemonstrasikan bagaimana fitur ini dapat digunakan untuk menghilangkan orang atau objek yang mengganggu di latar belakang, bahkan pada skenario yang kompleks.
"Berkat AI, kalian bisa mendapatkan foto yang terasa lebih eksklusif, dan hasilnya tetap rapi enggak kelihatan seperti hasil editing," jelasnya, sambil menambahkan bahwa pengguna juga bisa mencoba fitur Sky Replacement untuk mengganti langit secara otomatis.
Bagi pembuat video, perangkat ini juga mendukung eksplorasi SDR Plus di semua focal length untuk memaksimalkan ketajaman (crunch), low light, dan highlight, sehingga meminimalkan kebutuhan penyuntingan tambahan.
Dengan semua fitur tersebut, Jeksen mendorong rekan media untuk segera memanfaatkan unit yang telah mereka pegang.
"Supaya bisa maksimal dapatin konten-konten yang benar-benar jadi masterpiece kalian," tutupnya.
Reporter Magang: Ahmad subayu