Mengapa Samsung Galaxy S20 Series Harganya Lebih Mahal?
Merdeka.com - Samsung Galaxy S20 Series telah diperkenalkan. Harganya dibanderol mulai dari Rp13 Juta hingga Rp18,5 Juta.
Tentu, sentimen soal mahal akan muncul dari para pecinta Android, meski pada kenyataannya apa yang ditawarkan mulai dari spesifikasi, fitur, dan desain, sepadan dengan harganya.
Namun angka ini naik dari banderol harga Galaxy S10 Series. Terutama, varian flagship murah yang setara S10e, tak lagi diberi suksesor.
Nah, apa penyebab kenaikan harganya? Berikut ulasannya melansir Android Authority.
Aspek Premium di Semua Lini
Sebenarnya penyebab paling utama mahalnya harga adalah konektivitas 5G. Paduan dukungan modem dan chipset Qualcomm, otomatis membuatnya berharga mahal.
Namun hal ini tidak berlaku di Indonesia, karena varian yang masuk di Tanah Air adalah yang berkonektivitas 4G, dan modem besutan Samsung sendiri yakni Exynos 990.
Meski demikian, harga mahal tetap tak bisa dimungkiri karena adanya aspek premium di setiap lini.
Ambil contoh kamera. Untuk Galaxy S20 Series, terdapat beberapa fitur premium seperti adanya kamera telefoto 64MP dengan kemampuan zoom luar biasa. Selain itu, kamera ini punya kemampuan mengambil video 8K.
Selain kamera ada layar. Samsung lompat dari kecepatan refresh biasa yakni 60Hz, ke 120Hz. Tentu, panel layar ini punya biaya produksi yang tak murah.
Belum lagi, tersematnya RAM dengan kapasitas besar dan sotrage 128GB pun juga membuat smartphone ini makin mahal.
Masuk akal?
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya