Mati suri bisa terpecahkan secara sains (1)
Merdeka.com - Kejadian mati suri yang sudah banyak melahirkan cerita selama ini memang cukup untuk membuat misteri. Beberapa orang di antaranya menyebutkan bahwa mati suri merupakan perjalanan yang mungkin secraa virtual ke sebuah terowongan cahaya.
Sudah banyak penelitian yang berusaha mengungkapkan bagaimana mati suri ini terjadi dan apa penyebabnya.
Dari berbagai sumber yang ditemukan, mati suri sebenarnya masih bisa dipecahkan menurut kacamata sains, meskipun hal tersebut tidaklah sempurna.
Mati, merupakan berhentinya fungsi ketiga organ vital manusia, yaitu jantung, paru-paru, dan otak. Jika salah satu organ tersebut mati, maka hal tersebut kemungkinan juga dapat memicu untuk mematikan dua organ lainnya. Apabila dua organ lainnya belum berhenti berfungsi, maka manusia belum dikatakan mati Artinya, manusia disebut mati jika ketiga organ itu benar-benar berhenti bekerja.
Dalam kasus mati suri, pengalaman kebanyakan orang adalah berjalan melalui sebuah terowongan yang berujung cahaya, atau berada di tempat indah, dan lain sebagainya. Mengapa bisa terjadi seperti itu?
Itu adalah salah satu tanda bagaimana mati suri dijelaskan. Pengalaman tersebut merupakan bukti bahwa fungsi otak masih ada. Manusia masih bisa mengingat apa yang terjadi saat mendekati kematian meski fungsi jantung atau paru-paru telah berhenti.
Saat manusia itu terbangun, maka dia akan mengingat apa yang baru saja terjadi. Tentu saja pengalaman mati suri untuk beberapa orang berbeda.
Itulah bagaimana mati suri menurut sains yang selama ini ditemukan para peneliti.
Dikutip dari berbagai sumber (Opposing Views, Techno Buffalo, Journal Critical Care, Science Daily, Plos One) (mdk/ega)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya