LG Incar Pangsa Pasar 69 Persen di Bisnis AC Inverter Indonesia 2019

Kamis, 10 Januari 2019 19:56 Reporter : Syakur Usman
LG Incar Pangsa Pasar 69 Persen di Bisnis AC Inverter Indonesia 2019 AC Inverter LG mendominasi pasar Indonesia. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - LG Electronics Indonesia menargetkan terus mendominasi pasar produk AC teknologi inverter pada 2019. Pabrikan asal Korea Selatan ini mengincar pangsa pasar 69 persen, setelah berhasil meraih pangsa 65,6 persen pada tahun lalu.

Target tersebut akan dicapai lewat dua fokus. Pertama, edukasi pentingnya beralih ke produk AC inverter dari AC standar. Kedua, penyediaan AC inverter yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Di sini lah pentingnya dua fokus bisnis LG tersebut. Mengedukasi lebih banyak masyarakat mengenai pentingnya beralih ke AC inverter, yang harus berjalan seiring dengan kompetisi penyediaan AC inverter di sini, ujar Changmin Han, Air Conditioning Business Leader LG Indonesia, di Jakarta, Kamis (10/1).

AC Inverter LG mendominasi pasar Indonesia 2019 Merdeka.com

Seri DualCool

Pemasaran produk AC inverter LG ini akan difokuskan pada seri terbaru, yakni AC LG DualCool. Sebab produk ini memiliki dua keunggulan; konsumsi daya listriknya lebih hemat hingga 70 persen dibandingkan AC standar dan fleksibilitas pengaturan daya listrik untuk mengoperasikannya berkat fitur: Watt Control.

Dengan fitur ini, konsumen dapat mengatur AC untuk aktif dengan empat pilihan konsumsi daya listrik, yakni 100 persen, 80 persen, 60 persen hingga 40 persen dari kebutuhan daya listrik. Penggunanya juga dapat leluasa memanfaatkan fitur Watt Control ini melalui tombol khusus pada remote control-nya.

Dimas Anugra Raditya, Product Marketing RAC LG Electronics Indonesia, menambahkan, pengembangan fitur Watt Control ini dilakukan khusus dengan menyesuaikan kondisi masyarakat Indonesia. Pertimbangannya, selain kapasitas listrik rumah terbatas, keberadaan Indonesia pada belahan iklim tropis.

LG Indonesia juga sudah melakukan simulasi pada AC LG Dualcool dengan Watt Control berkapasitas dingin 0,5 PK.

Hasilnya, pilihan penggunaan 80 persen daya listrik akan membuatnya bekerja menurunkan kebutuhan watt, yang semula 495 watt menjadi 419 watt. Ada penurunan 76 watt!

Bila pengaturan 60 persen akan mengubah daya listrik menjadi 312 watt. Artinya menghemat 183 watt. Dengan keleluasaan pengaturan konsumsi listrik ini, pengguna tak hanya menghemat konsumsi listrik, tapi bisa meningkatkan produktivitas dengan tidak perlu lagi menunda aktivitas lain yang menuntut penggunaan perangkat elektronik bersamaan, hanya karena kapasitas listriknya terbatas.

Kelebihan lainnya, terkait dengan rotasi perubahan suhu yang signifikan setiap hari. Putaran suhu dari sejuk di kala pagi dan menjadi cenderung panas saat siang hingga kembali sejuk saat malam hingga dini hari, dibaca LG sebagai peluang bagi pengguna untuk melakukan pengaturan daya listrik dari penggunaan perangkat AC.

Saat suhu berubah menjadi cenderung sejuk ketika menjelang istirahat malam misalnya. Maka AC inverter terbaru LG ini beroperasi di bawah daya listrik kebutuhannya, sehingga memberi kenyamanan setara dengan pengoperasian 100 persen daya listrik.

"Bertumpu pada teknologi inverter, inovasi yang dibuat dengan mempertimbangkan kelokalan Indonesia inilah yang akan menjadikan AC LG DUALCOOL with Watt Control cepat meraih popularitasnya. Akhirnya akan mendorong percepatan lebih banyak masyarakat untuk mengadopsi AC inverter," ujar Dimas.

Dengan AC inverter, dunia sedang beralih pada teknologi yang lebih baik dan ramah lingkungan. Sebagai pemimpin pasar ini di Indonesia, selayaknya LG berperan aktif untuk mendorong terjadinya percepatan ini melalui penyediaan AC berteknologi inverter yang dapat memenuhi kebutuhan Indonesia, pungkas Changmin Han. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. LG Electronics
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini