Kemkominfo: Ide tombol khusus pelaporan aplikasi Tik Tok bakal dipakai global

Selasa, 10 Juli 2018 18:21 Reporter : Fauzan Jamaludin
Aplikasi Tik Tok. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membuka blokir aplikasi Tik Tok. Sebelum akses Tik Tok dibuka, ada beberapa syarat yang harus dilakukan aplikasi tersebut. Salah satunya membuat tombol khusus yang difungsikan untuk melaporkan jika ada konten-konten negatif.

"Mereka akan buat tombol khusus untuk pelaporan. Tetapi mereka minta waktu untuk hal itu. Karena perlu secara teknis," jelas Dirjen Aplikasi dan Informatika (APTIKA), Semuel A. Pangerapan kepada awak media di Gedung Kemkominfo, Selasa (10/7).

Menurutnya, ide tombol report tersebut rencananya bakal digunakan secara global. Jadi tak hanya di Indonesia saja. Melainkan bisa digunakan oleh pengguna lain di seluruh dunia.

"Rekomendasi kita, mereka akan menerapkannya juga secara global. Maka Indonesia bangga bisa mendorong sistem laporan seperti itu," ungkap pria yang akrab disapa Semmy ini.

Sebetulnya, diakui Semmy, di aplikasi Tik Tok sendiri sudah ada tombol report. Hanya saja, fitur tersebut tak terlihat secara langsung oleh pengguna. Bila ada konten negatif, pengguna harus menekan tombol share terlebih dahulu kemudian ada beberapa fitur yang terlihat, termasuk report.

"Tombol reportnya itu harusnya ditaruh di halaman utama. Itu yang kami rekomendasikan," jelasnya.

Sebelumnya, Dirjen APTIKA menyebutkan bahwa per siang hari ini, Selasa (10/7), aplikasi Tik Tok sudah dinormalisasi. Paling tidak nanti malam sudah bisa diakses di semua operator atau penyelenggara layanan internet. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Tik Tok Diblokir
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini