Jepang desak Facebook perketat keamanan data pengguna
Merdeka.com - Pemerintah Jepang mendesak Facebook untuk segera meningkatkan perlindungan data penggunanya.
Upaya tersebut dilakukan Jepang setelah melihat skandal peretasan yang mengancam 50 juta akun Facebook pada akhir September 2018.
Atas kejadian itu, dilaporkan Gadgets Now via Liputan6.com, Rabu (24/10), Komisi Perlindungan Informasi Personal Jepang, meminta raksasa media sosial tersebut untuk segera menginvestigasi mengapa data penggunanya bisa diretas.
Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, berkata kalau facebook sudah memberitahu pemerintah Jepang kalau sebetulnya ada 29 juta pengguna yang diretas, termasuk pengguna Jepang.
"Ini pertama kalinya kami meminta Facebook menginvestigasi kasus tersebut," katanya.
Sebelumnya, kasus peretasan akun Facebook juga menyeret korban yang menggugat perusahaan. Sejumlah pengguna di Amerika Serikat melayangkan gugatan hukum atau class-action terhadap media sosial tersebut.
Gugatan didaftarkan atas nama Carla Echavarria dari California dan Derick Walker dari Virginia. Adapun gugatan hukum ini didaftarkan ke Pengadilan Negeri setempat.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Vivi Hartini (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya