Ini alasan Macbook Air dan Pro jadi laptop terburuk tahun 2016
Merdeka.com - Salah satu hal yang banyak membuat fans Apple kecewa di gelaran WWDC 2016 adalah tidak adanya hardware baru yang diperkenalkan, khususnya laptop Macbook generasi baru.
Hingga saat ini, sudah 390 hari pasca update terakhir Macbook Pro dan 460 hari sejak Macbook Air generasi baru keluar. Artinya, dua laptop terlaris Apple belum tersentuh pembaruan selama satu tahun.

Padahal, selama kurun waktu itu, sudah banyak sekali inovasi bermunculan di dunia teknologi. Sebut saja teknologi layar OLED, kamera Full HD, USB Tipe C, hingga lampu keyboard.
Ironisnya lagi, dapur pacu dari laptop Macbook Pro Retina 15 inci sekarang sudah berumur 3 tahun dan cukup sulit untuk menangani editing video atau penggunaan program berlapis.
Alasan utama mengapa dua laptop Apple jadi pilihan terburuk untuk dibeli tahun ini adalah harganya yang selangit. Harga Macbook Air dan Pro saat ini sekitar Rp 13 jutaan ke atas! Tentu akan lebih baik memilih laptop Windows, yang kelas gamingnya kini sudah bisa didapat di rentang harga mulai Rp 8 jutaan.
Yang makin memperparah keadaan adalah pernyataan Tim Cook di WWDC soal tablet sebagai masa depan dunia komputer. Akan kah era laptop Macbook Air dan Pro akan semakin tenggelam?
Sumber: Gizmodo
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya