Indosat Ooredoo tepis rumor PHK massal
Merdeka.com - Beredar di group aplikasi perpesanan WhatsApp terkait kabar terjadinya pengurangan pegawai di Indosat Ooredoo. Dalam pesan tersebut tertulis ‘Indosat Darurat PHK’. Rumor itu pun semakin viral di jejaring aplikasi tersebut sehingga banyak orang yang mempertanyakan kebenarannya.
Pihak Indosat Ooredoo pun buka suara terkait isu tersebut. Kepada Merdeka.com, Head of Corporate Communication Indosat Ooredoo, Deva Rachman, informasi yang beredar luas menyatakan Indosat Ooredoo melakukan PHK massal adalah hoax.
“Indosat Ooredoo mengonfirmasikan bahwa isu menyatakan bahwa saat ini terjadi pengurangan pegawai secara masal di Indosat Ooredoo yang beredar di publik adalah tidak benar,” katanya melalui pesan elektronik, Senin (2/10).
Menurut Deva, pihaknya di dalam menjalankan seluruh kegiatan bisnisnya, senantiasa menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance serta code of conduct sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku.
Perihal kabar tersebut ternyata telah sampai di telinga Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Menurutnya, hal itu barangkali cara operator melakukan efisiensi. Meski begitu, tetap harus menjunjung tinggi aturan dan perundangan yang berlaku.
“Tetapi, kalau saya baca tadi juga Indosat decline mengatakan tidak. Kalo ada keluar masuk biasa sih sesuatu yang rutin,” ungkap dia.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya