Indonesia dan 4 negara ini terkena demam BBM di iOS-Android

Kamis, 24 Oktober 2013 00:02 Reporter : Alvin Nouval
Indonesia dan 4 negara ini terkena demam BBM di iOS-Android BlackBerry Messenger di iOS dan Android. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam rilis pers yang dilansir BlackBerry baru saja, disebutkan banyak negara yang ternyata terserang demam BBM untuk iOS dan Android. Tercatat, sejak dirilis selama 24 jam, negara-negara tersebut menjadi penyumbang terbesar dari angka 10 juta kali unduhan BBM baik di iOS maupun Android.

Yang menarik, nama Indonesia ternyata juga masuk dalam daftar negara penyumbang unduhan terbesar tersebut. Hal ini sendiri memang tidak aneh mengingat tren yang ditunjukkan Google Indonesia selama ini juga mengarah ke hal tersebut.

Namun, kira-kira negara mana saja yang dimaksud oleh BlackBerry ini. Berikut daftarnya.

2 dari 6 halaman

Amerika Serikat

indonesia dan 4 negara ini terkena demam bbm di ios-androidBlackBerry Messenger. ©2013 Merdeka.com

Amerika Serikat menjadi negara pertama yang disebutkan BlackBerry dalam rilisnya terkait penyumbang terbesar jumlah unduhan 10 juta atas BBM lintas platform. Hal ini menarik mengingat BlackBerry bukanlah produk yang banyak diminati pengguna smartphone di sana.

Sebagian besar pengguna smartphone Amerika Serikat memang menggunakan perangkat Android atau iOS. Maka, ketika BBM dilansir untuk perangkat mereka, jumlah pengunduh BBM di sana pun membludak.

3 dari 6 halaman

Kanada

indonesia dan 4 negara ini terkena demam bbm di ios-androidBlackberry Messenger. ©2013 Merdeka.com

Kanada adalah rumah dari BlackBerry. Sejak dibangun dari nol hingga besar seperti sekarang ini, BlackBerry pun setia menjadikan Waterloo sebagai markas utamanya.

Pengguna smartphone Kanada juga dikenal loyal dengan produk dalam negeri. Sehingga, tidak heran jika banyak yang mengunduh aplikasi karya anak negeri sendiri ini dalam perangkat mereka

4 dari 6 halaman

Inggris Raya

indonesia dan 4 negara ini terkena demam bbm di ios-androidBlackBerry Messenger. ©2013 Merdeka.com

Inggris Raya boleh dibilang merupakan surga bagi BlackBerry. Di tengah pangsa pasar yang kian meredup di berbagai belahan dunia, BlackBerry justru mampu menjual perangkat BlackBerry 10 dengan baik di Inggris Raya.

Hal ini menunjukkan bahwa publik Inggris Raya memang senang dengan produk buatan BlackBerry. Maka, ketika salah satu produk barunya muncul, ternyata banyak juga yang mengunduhnya.

5 dari 6 halaman

Indonesia

indonesia dan 4 negara ini terkena demam bbm di ios-androidBlackBerry Messenger. © Crackberry.com

Tak bisa dipungkiri bahwa negara kita memang sangat demam dengan BlackBerry. Bahkan, hal ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama saat perangkat lawas BlackBerry banyak beredar di Indonesia.

Sebuah survei juga pernah menyebutkan bahwa pengguna Indonesia memilih BlackBerry karena adanya layanan BBM yang dinilai tak bisa disediakan oleh layanan lainnya. Oleh karenanya, meskipun BlackBerry sempat mengalami masalah penjualan di berbagai belahan dunia, sebagian besar pengguna Indonesia tercatat tetap bertahan.

Dalam beberapa minggu terakhir sendiri jumlah peminat BBM untuk iOS dan Android di negeri ini memang sangat tinggi. Menurut grafik yang dicatat Google Trends, kata kunci BBM for Android merupakan salah satu hal yang paling banyak dicari masyarakat kita di Google.

6 dari 6 halaman

Sebagian besar Timur Tengah

timur tengahBBM untuk Android dan iOS. ©2013 Ubergizmo.com

Sayangnya BlackBerry tidak menyatakan negara Semenanjung Arab mana saja yang dimaksud sebagai penyumbang terbesar unduhan BBM untuk iOS dan Android sehari kemarin. Namun, mereka berani memastikan hampir semua pegguna smartphone di sana memang melakukannya.

Memang, jika dikalkulasikan dengan India yang berdekatan area geografis, Timur Tengah juga merupakan negara yang kental dengan penggunaan BlackBerry dan BBM. Tak heran pula jika kemudian BlackBerry sempat merilis BlackBerry 10 dan BlackBerry Q5 di sana.

[nvl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini