Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ilmuwan Yakin Meniru Cara Kerja Tong Setan Bantu Astronot Jaga Kebugaran saat di Bulan

Ilmuwan Yakin Meniru Cara Kerja Tong Setan Bantu Astronot Jaga Kebugaran saat di Bulan

Ilmuwan Yakin Meniru Cara Kerja Tong Setan Bantu Astronot Jaga Kebugaran saat di Bulan

Ilmuwan sudah melakukan uji coba dan hasilnya mampu menjaga kebugaran astronot. 

Kebugaran tubuh di luar angkasa merupakan salah satu hal paling penting sekaligus hal yang sulit untuk dijaga bagi astronot.

Sebuah tim peneliti telah menemukan sebuah cara baru untuk mengatasi sulitnya menjaga kebugaran di luar angkasa, yaitu dengan berolahraga pada “tong setan”.

Ilmuwan Yakin Meniru Cara Kerja Tong Setan Bantu Astronot Jaga Kebugaran saat di Bulan

Melansir Indy100 dan The Guardian, Rabu (8/5), astronot yang berada di Bulan memiliki risiko tinggi untuk mengalami masalah otot karena mereka membawa berat badan yang 83 persen lebih ringan daripada berat badan mereka di Bumi.

Dengan bekerja dan berolahraga tanpa gravitasi normal, astronot akan kehilangan massa tulang dan otot serta kontrol sistem saraf yang diperlukan untuk melakukan gerakan yang terkoordinasi.

Oleh karena itu, “pendekondisian”, yaitu adaptasi terhadap lingkungan yang lebih tidak menantang, menjadi perlu dilakukan.


 

Tong Setan

Melihat masalah tersebut, para ahli dari Universitas Milan menciptakan sebuah solusi baru yang bisa diterapkan oleh para astronot.

Mereka menyarankan astronot untuk berolahraga lari. Akan tetapi, lari yang dianjurkan bukanlah lari biasa, melainkan lari selama beberapa kali dalam sehari mengelilingi “Tong Setan Bulan”.

Ilmuwan Yakin Meniru Cara Kerja Tong Setan Bantu Astronot Jaga Kebugaran saat di Bulan

Tim peneliti menggunakan tong setan—tabung kayu raksasa yang digunakan oleh pemain akrobat dengan menggunakan sepada motor yang bisa ditemui di pasar malam—yang disewa, sebuah derek telekospik setinggi 36 meter, dan beberapa tali terjun lenting/bungee, untuk melakukan simulasi lari di Bulan.

Dua peneliti berlari mengitari tong setan selebar 10 meter sambil terikat tali lenting yang digantung di derek.

Pengaturan tersebut meniru gravitasi di Bulan yang menghilangkan 83% berat badan dari para peneliti yang berlari.

Gravitasi Bulan juga menyebabkan orang biasa, tanpa menggunakan sepeda motor, bisa mengelilingi tong setan tanpa terjatuh.

Hasilnya, uji coba tersebut menunjukkan bahwa manusia bisa berlari dengan cukup cepat di Bulan. Dengan berlari selama beberapa menit di awal dan akhir hari, para astronot bisa menghasilkan kekuatan lateral yang cukup untuk melawan penyusutan tulang dan otot serta mempertahankan kontrol saraf.

Ilmuwan Yakin Meniru Cara Kerja Tong Setan Bantu Astronot Jaga Kebugaran saat di Bulan

“Saya kagum karena belum ada orang yang mempunyai ide ini sebelumnya,” ujar Alberto Minetti, profesor fisiologi dari Universitas Milan, yang menjalankan studi ini.

“Secara teori, tidak akan ada listrik tambahan, tidak ada ruang lebih, dan hal tersebut tidak akan terlalu mengganggu dengan pekerjaan dan aktivitas lain dari para astronot,” jelasnya.

Matahari Terbit dan Terbenam 16 Kali Setiap Hari, Ini Cara Astronot Tidur di Luar Angkasa
Matahari Terbit dan Terbenam 16 Kali Setiap Hari, Ini Cara Astronot Tidur di Luar Angkasa

Tidur yang cukup juga penting bagi astronot yang sedang bertugas di stasiun luar angkasa.

Baca Selengkapnya
Hampir Semua Astronot Mengalami Sakit Kepala saat di Luar Angkasa, Ini Penyebabnya
Hampir Semua Astronot Mengalami Sakit Kepala saat di Luar Angkasa, Ini Penyebabnya

Hampir Semua Astronot Mengalami Sakit Kepala saat di Luar Angkasa, Ini Penyebabnya

Baca Selengkapnya
5 Hal Ini Masih Misterius di Alam Semesta, Ilmuwan Angkat Tangan Tak Bisa Menjawab
5 Hal Ini Masih Misterius di Alam Semesta, Ilmuwan Angkat Tangan Tak Bisa Menjawab

Ada beragam hal di alam semesta ini tak bisa dijelaskan secara sains. Ilmuwan tak sanggup untuk menjelaskan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Bisakah Manusia Selamat dari Lubang Hitam?
Bisakah Manusia Selamat dari Lubang Hitam?

Hal ini masih menjadi misterius bagi para ilmuwan untuk bisa memecahkannya.

Baca Selengkapnya
Dulunya Hewan-hewan ini Berdarah Dingin, Tapi Berubah Berdarah Panas saat 180 Juta Tahun Lalu
Dulunya Hewan-hewan ini Berdarah Dingin, Tapi Berubah Berdarah Panas saat 180 Juta Tahun Lalu

Semuanya berubah saat terjadi perubahan iklim. Mereka "bermetamorfosis" menjadi hewan berdarah panas.

Baca Selengkapnya
Sejarawan ini Tak Sengaja Temukan “HP Pertama di Dunia” Usianya 1.000 Tahun, Ada Catatan Doa Agama Islam
Sejarawan ini Tak Sengaja Temukan “HP Pertama di Dunia” Usianya 1.000 Tahun, Ada Catatan Doa Agama Islam

Instrumen yang disebut sebagai “HP pertama di dunia” ini sebenarnya merupakan astrolab.

Baca Selengkapnya
Ilmuwan ini Tewas Gara-gara Menahan Kencing saat Berpesta, Begini Kisahnya
Ilmuwan ini Tewas Gara-gara Menahan Kencing saat Berpesta, Begini Kisahnya

Ilmuwan paling menonjol pada zaman prateleskop di abad ke-16. Kematiannya tragis gara-gara menahan kencing.

Baca Selengkapnya
Mengapa 13 Dianggap Sebagian Orang Angka Sial? Begini Kisahnya
Mengapa 13 Dianggap Sebagian Orang Angka Sial? Begini Kisahnya

Sebenarnya, masih belum ada kejelasan yang pasti mengenai kapan angka 13 dianggap sebagai angka yang buruk.

Baca Selengkapnya
Cuma Ada Negara ini, Harimau Bertaring Emas
Cuma Ada Negara ini, Harimau Bertaring Emas

Harimau Benggala ini punya gigi bertaring emas. Begini kisahnya.

Baca Selengkapnya