Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gedung Putih minta CIA lancarkan serangan siber ke Rusia

Gedung Putih minta CIA lancarkan serangan siber ke Rusia Gedung Putih Amerika Serikat. ©tandempost.com

Merdeka.com - Hubungan antara pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Rusia tidak hanya panas di dunia nyata saja, tetapi juga dunia maya. Buktinya, Pemerintah AS diklaim meminta badan intelijennya Central Intelligence Agency (CIA) untuk menyerang Rusia.

Dilaporkan oleh NBC News (16/10), Gedung Putih menyuruh CIA membuat beberapa rencana serangan siber atau cyber attack kepada pemerintah Rusia. Alasannya? Ternyata Gedung Putih bermaksud membalas dendam atas intervensi pemerintah Rusia pada proses pemilihan umum presiden AS.

Ya, pemerintah Rusia diyakini ada di balik serangan hacker bernama samaran Guccifer 2.0. Hacker ini beberapa waktu lalu berhasil membobol komputer Konvensi Partai Demokrat dan membocorkan 20.000 email partai dan data personal anggotanya.

Gedung Putih kabarnya berniat membongkar aib Presiden Rusia, Vladimir Putin. Kemungkinan besar, pemerintah Amerika menarget data terkait kasus Panama Papers yang menyeret nama Putin.

Di sisi lain, setelah bocornya rencana serangan siber, Wikileaks mengungkapkan bila bukan CIA yang melancarkan serangan siber ke Rusia, melainkan lembaga lain, yakni National Security Agency atau NSA.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP