Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gas 'bom' mulai bocor di sekitar pantai Amerika

Gas 'bom' mulai bocor di sekitar pantai Amerika Gambar sonar kebocoran gas metan di samudra Atlantik. © A. Skarke

Merdeka.com - Gas metana dikenal sebagai salah satu gas paling berbahaya di bumi karena berkontribusi besar bagi pemanasan global. Celakanya, ribuan titik baru kebocoran gas metana telah ditemukan di dasar samudra Atlantik.

Peneliti telah menemukan sekitar 570 lubang baru yang menjadi tempat keluarnya gelembung-gelembung gas metan di sekitar pantai Amerika yang membentang dari negara bagian North Carolina sampai Massachusetts. Ratusan lubang tersebut tersebar di dasar laut dengan kedalaman yang bervariasi, mulai dari 500 meter hingga 1.700 meter.

Hasil penelitian tersebut juga menyatakan bila gas metan berasal dari jenis es alam 'methane hydrate' yang diketahui sering memperangkap gas alam di dalamnya. Pemanasan global ditengarai menjadi alasan mengapa es methane hydrate tersebut mulai mencair dan melepaskan gas metan ke lautan.

Yang cukup mengkhawatirkan, para peneliti memperkirakan di seluruh dunia terdapat setidaknya 300.000 titik kebocoran gas metana. Jumlah gas metana yang terlalu banyak di udara bisa meningkatkan pemanasan global dan kepunahan makhluk hidup, mengingat gas ini lebih berbahaya dari gas karbondioksida, BBC (24/08).

Untungnya, gas metana yang bocor dari dasar samudra Atlantik tidak sampai ke permukaan dan masuk ke atmosfer karena sudah lebih dulu teroksidasi dan berubah akibat reaksi kimia dengan air laut. Sayangnya manusia belum bisa bernapas lega karena di dasar laut diperkirakan masih tersimpan hingga 400 gigaton lebih gas metana, terutama di bawah lapisan kutub utara.

Gas yang tidak berbau dan berwarna ini juga sering disebut dengan gas 'bom' karena mudah sekali terbakar dan meledak ketika kontak dengan gas lain seperti oksigen dan halogen. Bahkan, beberapa korban jiwa telah jatuh akibat ledakan yang dihasilkan oleh kebocoran gas metana, misalnya di tempat-tempat pembuangan sampah akhir.

Kebocoran gas metana di samudra Atlantik dulu juga sempat dikaitkan dengan kisah misterius Segitiga Bermuda. Jumlah kebocoran gas metana dalam jumlah besar dianggap mampu menenggelamkan kapal laut yang tidak sengaja melintas di atas sumber kebocoran. (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP