Gara-gara Perang Dagang, Harga Game Konsol Sony PlayStation Bisa Naik

Rabu, 31 Juli 2019 17:12 Reporter : Fauzan Jamaludin
Gara-gara Perang Dagang, Harga Game Konsol Sony PlayStation Bisa Naik Sony PlayStation 3 baru yang lebih tipis dan ringan. ©2012 Sony

Merdeka.com - Bagi penggila game konsol Sony PlayStation sepertinya akan dilanda rasa khawatir mengenai berita ini. Dilaporkan Wall Street Journal, Rabu (31/7), kemungkinan harga perangkat game tersebut akan terkerek naik. Hal ini disebabkan efek dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Chief Financial Officer (CFO) Sony, Hiroki Totoki mengatakan harga konsol besutannya itu akan naik bila AS memberlakukan kenaikan tariff impor dari mesin video game. Terutama yang dibuat di China.

Sebagaimana diketahui, Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif barang China menjadi 25 persen (USD 200 miliar). Tak hanya itu, Ia juga mengambil langkah menarik bea tambahan sebesar USD 300 miliar. Aturan tersebut diumumkan saat 10 Mei lalu.

Pada bulan lalu Sony, Microsoft, dan Nintendo sudah mengeluarkan pernyataan ke Kantor Perwakilan Dagang AS terkait peningkatan tarif ekspor China. Menurut mereka, ini bisa mengganggu bisnis perusahaan secara signifikan dan konsumen di AS terkena pengaruh.

Dalam usaha menjaga level harga konsolnya, Nintendo sudah memindahkan proses manufaktur dari China ke Asia Tenggara. Sony dan Microsoft belum berencana melakukan hal serupa dan sudah membantah rumor terkait hal tersebut. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Sony
  2. Playstation
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini