Codex Gigas, kitab kuno penuh misteri yang dijuluki Injil Setan

Rabu, 13 Mei 2015 19:01 Reporter : Bramy Biantoro
Codex Gigas, kitab kuno penuh misteri yang dijuluki Injil Setan Codex Gigas. © Corbis

Merdeka.com - Dari masa abad pertengahan, terdapat sebuah kitab penuh misteri yang masih menjadi pusat penelitian banyak ilmuwan. Uniknya, kitab bernama Codex Gigas itu diklaim ditulis dengan bantuan setan, Lucifer.

Seperti yang dilansir oleh Daily Mail (12/05), Codex Gigas adalah kitab dari abad pertengahan yang mempunyai ukuran raksasa. Panjang kitab ini mencapai 92 sentimeter dengan ketebalan 22 sentimeter. Untuk membuatnya, ilmuwan memperkirakan dibutuhkan lebih dari 160 lembar kulit binatang.

Kitab yang saat ini disimpan di Perpustakaan Nasional Stockholm, Swedia, itu diperkirakan di buat oleh seorang biarawan dari abad ke-13 di daerah yang kini menjadi Republik Ceko.

Kitab ini termasuk injil karena diawali dengan naskah Perjanjian Lama dan diakhiri oleh naskah Perjanjian Baru. Di dalamnya, terdapat pula sejarah Kerajaan Bohemia karya Cosmas dari Praha, Ceko.

Yang membuat ilmuwan ngeri adalah keberadaan gambar setan di bagian dalam kitab itu. Karena hal itulah, orang-orang menyebut kitab itu sebagai kitab yang terkutuk atau injil setan.

Legenda asal gambar setan di Codex Gigas

Menurut legenda yang berkembang di masyarakat, Codex Gigas dibuat oleh seorang biarawan yang dihukum karena melanggar aturan gereja. Untuk menghindari hukuman, biarawan tersebut bersumpah untuk membuat sebuah buku yang berisi tentang semua ilmu pengetahuan manusia dalam satu malam saja. [bbo] SELANJUTNYA

Topik berita Terkait:
  1. Penelitian
  2. Penelitian Ilmiah
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini