Cerita Audrey Crews Wanita Cantik Pertama di Dunia Rela Tengkoraknya Dibor dan Ditanam Chip Demi Bisa Tulis Namanya Sendiri

Wanita pertama yang menerima implan Neuralink cetak sejarah pada uji coba antarmuka otak-komputer.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Cerita Audrey Crews Wanita Cantik Pertama di Dunia Rela Tengkoraknya Dibor dan Ditanam Chip Demi Bisa Tulis Namanya Sendiri
Cerita Audrey Crews Wanita Cantik Pertama di Dunia Rela Tengkoraknya Dibor dan Ditanam Chip Demi Bisa Tulis Namanya Sendiri (X)

Audrey Crews, 39 tahun, mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menerima implan chip otak dari perusahaan teknologi Neuralink milik Elon Musk.

Mengutip Foxnews, Minggu (3/8), untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, Crews berhasil menulis namanya sendiri, bukan dengan tangan, melainkan dengan pikirannya.

Dalam unggahan yang viral di media sosial X (sebelumnya Twitter), Crews membagikan foto layar laptop yang menampilkan tulisan tangan “Audrey”, hasil kendali kursor menggunakan chip Neuralink yang tertanam di otaknya.

Elon Musk turut mengomentari pencapaian tersebut, menulis, “Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa hal ini mungkin dilakukan.”

Lumpuh Total Sejak Remaja

Cerita Audrey Crews Wanita Cantik Pertama di Dunia Rela Tengkoraknya Dibor dan Ditanam Chip Demi Bisa Tulis Namanya Sendiri
Cerita Audrey Crews Wanita Cantik Pertama di Dunia Rela Tengkoraknya Dibor dan Ditanam Chip Demi Bisa Tulis Namanya Sendiri X

Crews kehilangan seluruh fungsi motoriknya sejak usia 16 tahun. Kini, ia menjadi peserta uji coba manusia dalam program PRIME Study milik Neuralink, yang meneliti kemampuan antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) untuk membantu pasien dengan kelumpuhan.

“Mereka mengebor lubang di tengkorak saya dan menanamkan 128 benang ke dalam korteks motorik. Chip-nya sebesar koin seperempat dolar,” tulis Crews menjelaskan prosedur yang dijalaninya.

Meskipun teknologi ini belum bisa mengembalikan fungsi fisik, chip tersebut memungkinkan Crews mengontrol komputer secara langsung dengan pikirannya.

Ia mampu menggerakkan kursor dan mengetik, membuka jalan bagi kemandirian digital.

“Saya mencoba menulis nama saya untuk pertama kalinya dalam 20 tahun. Saya masih belajar. Lol #Neuralink,” tulisnya dalam unggahan yang telah ditonton lebih dari 2 juta kali.

Rekomendasi