Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bukan Hanya Suku Cadang, Faktor Ini juga Buat Harga HP Layar Lipat Ikut Mahal

Bukan Hanya Suku Cadang, Faktor Ini juga Buat Harga HP Layar Lipat Ikut Mahal Bukan Hanya Suku Cadang, Tapi Faktor Ini yang Buat Harga HP Layar Lipat Ikut Mahal. Youtube/Mrwhosetheboss

Merdeka.com - Saat ini beberapa brand HP kenamaan pelan-pelan mulai merilis ponsel layar lipat. Beragam keunggulan dari sisi spek dan fitur ditawarkan ke konsumen. Tak jarang mereka saling membandingkan kehebatan ponsel layar lipatnya daripada milik kompetitor.

Sayangnya, harga yang ditawarkan begitu mahal, sehingga banyak orang harus berpikir seribu kali untuk membelinya.

Mahalnya harga HP layar lipat menjadi keluhan bagi sesorang penggemar ponsel Google Pixel asal Amerika Serikat (AS), Chris Pantons. Dilaporkan CNN, Senin (29/5), ia merupakan fans berat Google Pixel. Seluruh HP yang baru dirilis, dia membelinya.

"Saya memiliki hampir semua perangkat Pixel," kata dia.

Ia berkeinginan memiliki HP Pixel Fold. Tapi harga jual yang dimulai dari USD 1.799 atau sekitar Rp 26 juta, berat baginya untuk membeli. Alhasil, ia mengurungkan niat untuk membayar ‘mahar’ yang ditawarkan Pixel Fold.

Lantas, apa yang membuat HP layar lipat itu begitu mahal?

Berikut adalah fakta-fakta yang menyebabkan harga HP layar lipat begitu mahal, selain suku cadang premium:

Suku Cadang PremiumLayar fleksibel yang ditemukan pada ponsel lipat adalah salah satu alasan terbesar mengapa harganya sangat mahal. Tampilan yang fleksibel membutuhkan lebih banyak rekayasa dan lebih mahal untuk diproduksi daripada tampilan tradisional.

Misalnya saja, Pixel Fold. Ia memiliki dua tampilan layar: layar sampul 5,8 inci dan layar bagian dalam 7,6 inci. Belum lagi, Pixel Fold menggunakan engel 180 derajat yang dibuat khusus. Ini juga membutuhkan rekayasa yang rumit dan biaya produksi yang mahal.

"Biaya terutama berkaitan dengan tingginya biaya komponen, terutama layar lipat dan teknologi engsel, yang dalam banyak kasus merupakan desain engsel eksklusif," kata David McQueen, Direktur riset di ABI Research.

"Jadi sebelum volume penjualan tumbuh cukup besar sehingga vendor bisa mendapatkan skala ekonominya, harga tidak akan turun dalam waktu dekat," tambah dia.

Produk KhususHarus diakui, HP layar lipat masih dalam masa berkembang. Akibatnya, sebagian besar penelitian dan pengembangan, serta biaya yang terkait dengannya, masih begitu besar bagi produsen. Belum lagi untuk menyempurnakannya.

"Perusahaan sering mencoba untuk mendapatkan kembali investasi mereka dengan label harga yang tinggi," kata Nabila Popal, Direktur Riset di firma riset pasar IDC.

Sehingga, ponsel lipat mau tidak mau menjadi produk khusus untuk saat ini.

Masa Depan yang Tak PastiNah, ini yang menjadikan salah satu faktor mahalnya HP layar lipat yang tak bisa dihitung. Persoalannya adalah masa depan ponsel lipat masih belum pasti. Bahkan saingan utama Google, Apple, belum merilis produk serupa.

Sementara, jumlah investasi yang dikeluarkan vendor-vendor HP tak sedikit. Untuk perangkat generasi pertama dengan banyak hal yang tidak diketahui masa depannya saja, sudah mengeluarkan banyak modal. Beberapa pengamat menyebut ini seperti taruhan yang berisiko.

Belum lagi pelabelan HP layar lipat di masyarakat dianggap masih rapuh. Versi awal Samsung Galaxy Z Fold, misalnya, bermasalah dengan layar. Perbaikan untuk HP lipat juga terbilang mahal.

Oleh sebab itu, banyak pengamat yang menyebut masa depan HP layar lipat belum pasti. Dengan masa depan yang belum pasti itu, bisa juga menjadi alasan mengapa harga HP layar lipat begitu mahal.

(mdk/faz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP