Beri Pinjaman Rp 20 Triliun, CEO Modalku Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Fintech OJK

Kamis, 21 Januari 2021 11:03 Reporter : Syakur Usman
Beri Pinjaman Rp 20 Triliun, CEO Modalku Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Fintech OJK CEO Modalku Reynold Wijaya. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Co-Founder dan CEO Modalku sekaligus Ketua Klaster Pendanaan Produktif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Reynold Wijaya, menerima penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Tokoh Penggerak Fintech dalam Mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Penghargaan diberikan dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021, baru-baru ini.

Penghargaan ini juga mengawali tahun kelima Modalku berkontribusi meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Grup Modalku menutup tahun 2020 dengan pencapaian penyaluran pinjaman lebih Rp 20 triliun pada lebih 3,5 juta jumlah transaksi pinjaman UMKM di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Pencapaian ini bertumbuh hampir 2 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun lalu, lebih 80 persen jumlah transaksi pinjaman disalurkan kepada pengusaha online yang sedang berkembang pesat. Selain itu, produk invoice financing juga tetap berkembang dan diminati UMKM.

Reynold Wijaya mengatakan sebuah kehormatan besar dan berterima kasih kepada OJK yang luar biasa mengawasi dan memimpin industri fintech peer-to-peer (P2P) lending. Hanya dalam 4 tahun, industri ini bisa berkembang dengan baik dan menjadi contoh bagi banyak negara lain.

Ini tentu tidak lepas dari dukungan AFPI yang selalu mewadahi kebutuhan pelaku usaha P2P lending. Arahan OJK untuk selalu bisa meningkatkan kualitas dan kontribusi P2P lending, khususnya di pendanaan produktif akan kami dukung penuh. Bersama dengan teman- teman di UMKM, kami berharap bisa membangun Indonesia yang lebih jaya.

"Tahun 2021 diharapkan menjadi tahun berpotensi bagi kebangkitan ekonomi di Indonesia serta perkembangan bisnis Modalku," ujar Reynold dalam rilisnya, kemarin.

Modalku menyediakan layanan peer-to-peer (P2P) lending, yang mana peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital.

Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies. [sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini