Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini rencana BSSN dalam waktu dekat

Begini rencana BSSN dalam waktu dekat BSSN. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi dibentuk. Pembentukannya itu, termaktub dalam Perpres Nomor 133 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 tentang Badan Siber dan Sandi Negara.

Rabu, (3/1) lalu di Istana Merdeka, Presiden Jokowi melantik Mayjen (Purn) TNI, Djoko Setiadi sebagai Kepala BSSN. Sebagai lembaga baru, BSSN telah memiliki rencana mulai dari jangka pendek hingga panjang.

Dikatakan Djoko saat sesi diskusi bersama media di kantor BSSN, untuk jangka pendek lembaga negara yang dipimpinnya ini akan segera menyusun struktur organisasi beserta jabatannya. Namun sayangnya, ia tak menyebutkan nama-nama orang yang akan menduduki posisi struktural di BSSN.

"Tidak dimungkiri, lembaga kami butuh SDM. Maka itu, kami sangat butuh bantuan SDM yang mempunyai kompetensi di bidang siber. Nanti kita akan adakan rekruitmennya," katanya, Jakarta, (5/1).

Selain SDM, BSSN dalam jangka waktu dekat, akan merumuskan anggaran bersama komisi I. Rencananya, akan dibahas pada tanggal 16 Januari mendatang.

"Tapi, jangka pendek utamanya adalah mengamankan wilayah siber negeri ini," ungkap dia.

Lebih jauh, di rencana jangka panjang, BSSN harus mampu mengamankan area siber instansi pemerintah, BUMN, dan private sektor. Ke depan juga BSSN diharapkan dapat melindungi seluruh rakyat Indonesia.

"Bisa melaksanakan perlindungan bagi masyarakat Indonesia. Ini pesan Bapak Presiden," jelasnya.

Ia pun menyontohkan maksud dari perlindungan terhadap masyarakat Indonesia, seperti kejahatan siber yang akhir-akhir ini mengancam.

"Melindungi masyarakat jelas. Misalnya saja, tabungan masyarakat di bank. Jangan sampai warga negara menjumpai kecurian siber di akun bank-nya," ungkapnya.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP