Astronom Temukan Oksigen Molekular di Luar Galaksi Bima Sakti

Senin, 16 Maret 2020 19:00 Reporter : Indra Cahya
Astronom Temukan Oksigen Molekular di Luar Galaksi Bima Sakti Penemuan antariksa NASA. © NASA

Merdeka.com - Para astronom beberapa waktu yang lalu mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mendeteksi oksigen molekular di luar galaksi Bima Sakti.

Menurut perhitungan, molekul itu diketahui berjarak sekitar setengah miliar tahun cahaya dari galaksi Bima Sakti.

Dikutip dari Slash Gear via Tekno Liputan6.com, temuan ini terbilang penting, sebab menjadi yang pertama ditemukan di luar Galaksi Bima Sakti.

Oksigen sendiri dikenal sebagai elemen yang paling berlimpah di alam semesta, setelah hidrogen dan helium.

1 dari 2 halaman

Adapun metode yang digunakan para astronom untuk menemukan oksigen ini menggunakan metode astronomi milimeter dengan memanfaatkan panjang gelombang radio yang dipancarkan sebuah molekul.

Tidak hanya itu, para astronom juga menggunakan spektroskopi untuk menganalisis spektrum dengan panjang gelombang yang diserap atau diterima molekul tertentu.

Meskipun oksigen merupakan elemen yang sangat berlimpah di alam semesta, para astronom sebenarnya cukup kesulitan melacaknya. Hal ini membuat ilmuwan kesulitan untuk mengetahui proses kimiawi oksigen di luar angkasa.

2 dari 2 halaman

Untuk diketahui, galaksi tempat ditemukannya oksigen molekular ini bernama Markarian 231. Galaksi ini berjarak 561 juta tahun cahaya dan memiliki lubang hitam super besar di pusatnya.

Menurut para astronom, oksigen yang terdeteksi merupakan emisi dari interaksi keluarnya molekul yang didorong inti nukleus aktif dan molekul awan di cakram luar.

Sebagai informasi, para astronom juga sebelumnya pernah mendeteksi keberadaan oksigen yang berada jauh, tepatnya di Nebula Orion.

Meski demikian, wilayah itu masih masuk galaksi Bima Sakti walaupun berada di luar tata surya Bumi.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustinus Mario Damar [idc]

Baca juga:
Misi Peluncuran Robot Mars oleh Eropa dan Rusia Tertunda Hingga 2022
NASA Temukan Asteroid Berkecepatan Tinggi yang Mengarah ke Bumi, Bahaya?
Sampah Durian Bisa Jadi Pembangkit Listrik, Mampu Isi Mobil Listrik!
Wabah Corona Merebak, Tiongkok Kini Bebas Polusi
Penganut Bumi Datar Ini meninggal Pasca Kecelakaan Dari Roket Buatan Sendiri
Jepang Segera Luncurkan Misi Eksplorasi ke Mars
Demi Roket yang Hemat Bahan Bakar, Peneliti Kembangkan Model Matematis Mutakhir

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Penelitian Luar Angkasa
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini