Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arkeolog Temukan Rangka Manusia yang Mengalami Kematian Paling Menyakitkan di Dunia

Arkeolog Temukan Rangka Manusia yang Mengalami Kematian Paling Menyakitkan di Dunia

Arkeolog Temukan Rangka Manusia yang Mengalami Kematian Paling Menyakitkan di Dunia

Rangka tersebut diperkirakan adalah seorang remaja berusia 17 hingga 20 tahun.

Para arkeolog dari Universita Milan menemukan rangka seorang manusia yang mengalami salah satu kematian terburuk yang bisa diterima oleh seorang manusia.

Mengutip Daily Mail, indy100, dan IFLScience, Selasa (23/4), para arkeolog menduga bahwa pria tersebut dipukuli secara brutal di atas roda hukuman dan kepalanya juga dicoba untuk dipenggal. 

Akan tetapi, pemenggalan tersebut meleset dan tidak sukses dilakukan sehingga pria tersebut kemungkinan meninggal secara perlahan akibat luka-luka yang diterimanya.

Akan tetapi, pemenggalan tersebut meleset dan tidak sukses dilakukan sehingga pria tersebut kemungkinan meninggal secara perlahan akibat luka-luka yang diterimanya.

Roda hukuman merupakan sebuah objek penyiksaan yang digunakan dalam eksekusi publik sepanjang sejarah Eropa hingga awal zaman modern.

Terdapat berbagai catatan yang berbeda mengenai bagaimana alat ini digunakan, tergantung tempat dan waktunya.

Salah satu contoh dari praktik penyiksaan dengan menggunakan roda hukuman adalah dengan menjatuhkan roda kayu yang berat ke lengan dan kaki.

Bagian tubuh yang patah tadi kemudian akan diikat ke jeruji roda dengan tali. Penyiksaan tambahan juga dapat diberikan dengan luka menggunakan pisau hingga api. Roda kemudian akan dipasang di tiang dan digantung layaknya bendera selama beberapa lama sampai meninggal.

Arkeolog Temukan Rangka Manusia yang Mengalami Kematian Paling Menyakitkan di Dunia
Arkeolog Temukan Rangka Manusia yang Mengalami Kematian Paling Menyakitkan di Dunia

Rangka manusia yang baru ditemukan tersebut hidup di antara tahun 1290 dan 1430. Saat meninggal dunia, ia berusia antara 17 hingga 20 tahun.

Arkeolog Temukan Rangka Manusia yang Mengalami Kematian Paling Menyakitkan di Dunia

Pada rangka tersebut, ditemukan beragam luka-luka yang ditimbulkan dari penyiksaan. Terdapat patah tulang pada semua tulang lengan dan kaki, luka tusuk di tulang belakang, fraktur yang dalam pada tengkorak, dan wajah yang hancur.

Teknik penyiksaan ini pada masa lalu kemungkinan umumnya dipakai untuk menghukum orang-orang yang dituduh dengan kejahatan berat.

Akan tetapi, di wilayah Italia utara, hukuman semacam ini bahkan bisa diberikan pada orang yang dianggap sebagai penyebar wabah pes, dugaan yang disematkan pada pria ini.

“Korban dari roda hukuman bisa saja dianggap berbeda oleh orang-orang sezamannya, dan mungkin diskriminasi ini menjadi penyebab dari hukuman terakhirnya, karena ia bisa saja dikorbankan, sebagai “seorang yang aneh”, oleh orang-orang yang marah, sebagai penyebar wabah pes,” jelas para arkeolog yang melakukan penelitian.

Jika kesimpulan dari tim arkeolog tersebut benar, hal ini berarti tim tersebut telah menemukan bukti arkeologi pertama yang terdokumentasi tentang manusia yang disiksa oleh roda hukuman di Italia Utara abad pertengahan, bahkan di dunia.

Arkeolog Temukan Makam Bangsawan Berusia 1.200 Tahun, Dikubur Bersama Korban Tumbal dan Harta Karun
Arkeolog Temukan Makam Bangsawan Berusia 1.200 Tahun, Dikubur Bersama Korban Tumbal dan Harta Karun

Korban tumbal ini bertujuan untuk menemani tuannya di alam baka.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Makam Kuda Zaman Kuno, Dikubur Secara Khusus oleh Peternak
Arkeolog Temukan Makam Kuda Zaman Kuno, Dikubur Secara Khusus oleh Peternak

Arkeolog juga mengungkap sejak kapan kuda diternakkan manusia.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Minuman Anggur Berusia 6.000 Tahun, Terungkap Cara Manusia Prasejarah Membuatnya
Arkeolog Temukan Minuman Anggur Berusia 6.000 Tahun, Terungkap Cara Manusia Prasejarah Membuatnya

Temuan ini juga menjadi sampel anggur tertua yang ditemukan di Eropa.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Arkeolog Temukan Makam Berusia 4.000 Tahun di Dalam Gua, Berisi 7.000 Tulang Manusia
Arkeolog Temukan Makam Berusia 4.000 Tahun di Dalam Gua, Berisi 7.000 Tulang Manusia

Gua ini berada di atas gunung, dari zaman Neolitikum hingga Zaman Perunggu.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Bongkar Dugaan Nenek Moyang Manusia Adalah Pelaut Ulung yang Bisa Bikin Perahu dan Punya Bahasa
Arkeolog Bongkar Dugaan Nenek Moyang Manusia Adalah Pelaut Ulung yang Bisa Bikin Perahu dan Punya Bahasa

Arkeolog Bongkar Dugaan Nenek Moyang Manusia Adalah Pelaut Ulung yang Bisa Bikin Perahu dan Punya Bahasa

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Tiga Makam Keluarga Kaya Raya China Berusia 1.800 Tahun, Dua di Antaranya Dirampok Pemburu Harta Karun
Arkeolog Temukan Tiga Makam Keluarga Kaya Raya China Berusia 1.800 Tahun, Dua di Antaranya Dirampok Pemburu Harta Karun

Makam ini berasal dari Dinasti Han, periode yang berlangsung dari tahun 206 SM hingga 220 M.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Kaget, Manusia Purba Ini Sudah Memakai Lem untuk Bikin Perkakas Batu
Arkeolog Kaget, Manusia Purba Ini Sudah Memakai Lem untuk Bikin Perkakas Batu

Arkeolog Kaget, Manusia Purba Ini Sudah Memakai Lem untuk Membuat Perkakas Batu

Baca Selengkapnya
Hilang Ribuan Tahun, Arkeolog Akhirnya Temukan Gereja dan Makam Kuno di Lokasi Tak Terduga
Hilang Ribuan Tahun, Arkeolog Akhirnya Temukan Gereja dan Makam Kuno di Lokasi Tak Terduga

Ditemukan tujuh kerangka dalam makam tersebut, yang diduga merupakan keluarga penting di masa lalu.

Baca Selengkapnya
Arkeolog Temukan Makam Batu Romawi Kuno, Dijaga Dua Kepala Banteng Berhias Karangan Bunga
Arkeolog Temukan Makam Batu Romawi Kuno, Dijaga Dua Kepala Banteng Berhias Karangan Bunga

Makam ini ditemukan di pekuburan kuno Romawi di Turki.

Baca Selengkapnya