56 Persen pengguna jejaring sosial terkena FOMO
Merdeka.com - Tidak dapat dipungkiri bahwa jejaring sosial dapat menyebabkan kecanduan. Dilansir dari Mashable (10/9), sindrom yang paling sering hinggap pada pengguna jejaring sosial adalah FOMO.
FOMO adalah singkatan dari Fear of Missing Out yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai 'takut telat informasi'.
Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh situs MyLife.com mengungkapkan bahwa 56 persen orang takut kehilangan informasi, berita dan update status penting jika mereka berada jauh dari jejaring sosial.
26 persen di antaranya mengakui rela menukar adiksi lain seperti kebiasaan merokok dan menonton serial TV favorit untuk mendapatkan akses ke jejaring sosial.
Untuk memperoleh gambaran penuh mengenai bagaimana orang menggunakan jejaring sosial melalui info grafik berikut ini.
(mdk/fra)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya