Universitas Tadulako
-
News •BPJS Kesehatan Gandeng Untad Perluas Implementasi Kurjamsos di Perguruan TinggiBPJS Kesehatan dan Universitas Tadulako (Untad) bersinergi memperluas implementasi Kurikulum Jaminan Sosial (Kurjamsos), memperkuat literasi jaminan sosial di kalangan mahasiswa dan generasi muda.
-
News •Untad Terapkan CBT Pascasarjana untuk Seleksi Mahasiswa Baru, Mudahkan Akses Calon PesertaUniversitas Tadulako (Untad) mulai menerapkan sistem Computer-Based Test (CBT) untuk seleksi mahasiswa baru program pascasarjana, mudahkan akses dan efisiensi bagi ribuan pendaftar.
-
News •Inovasi Berani Depak Stunting: Kunci Sulteng Percepat Penurunan Prevalensi StuntingPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan aplikasi Berani Depak Stunting sebagai upaya krusial dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting, menargetkan angka 19 persen pada tahun 2026.
-
News •Terobosan FK Untad: Tiga Prodi Spesialis Baru Siap Atasi Kekurangan Dokter di SultengFakultas Kedokteran Universitas Tadulako (FK Untad) meluncurkan tiga program studi spesialis baru, menjadi langkah strategis untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis di Sulawesi Tengah dan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
-
News •Keterbatasan Dokter Spesialis Patologi Klinik di Sulteng, Wagub Dorong Peningkatan SDM dan Mutu LaboratoriumWakil Gubernur Sulteng menyoroti keterbatasan jumlah Dokter Spesialis Patologi Klinik di wilayahnya. Kondisi ini mendesak peningkatan sumber daya manusia serta kualitas laboratorium demi diagnosis yang akurat dan pelayanan kesehatan yang optimal.
-
News •Tim Medis FK Untad Palu Bergerak Cepat Bantu Penanganan Bencana di Sumatera UtaraTim Medis FK Untad Palu terjun langsung ke Sumatera Utara sejak Jumat (6/12) untuk membantu penanganan tanggap darurat bencana hidrometeorologi, fokus pada layanan kesehatan dan distribusi logistik bagi korban.
-
News •Terungkap! Pemkab Sigi Libatkan Akademisi Susun RUPM 2025-2045, Fokus Ekonomi Hijau Pertanian & PariwisataPemkab Sigi menggandeng OPD dan akademisi Universitas Tadulako menyusun RUPM Sigi 2025-2045. Dokumen ini akan fokus pada investasi ekonomi hijau di sektor pertanian dan pariwisata.