UIN Walisongo
-
News •UIN Walisongo Lantik Ribuan Lulusan PPG, Siap Hadapi Tantangan Pendidikan ModernUniversitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang baru saja melantik 2.655 **Lulusan PPG UIN Walisongo** dari berbagai lini, menegaskan komitmen mencetak guru profesional yang adaptif dan berkarakter kuat di tengah dinamika zaman.
-
News •Polisi Persilakan Korban Pelecehan Seksual Oknum Dosen UIN Semarang Melapor, Jamin PerlindunganPolrestabes Semarang membuka pintu bagi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen UIN Semarang untuk melapor, menjamin perlindungan dan proses hukum yang profesional.
-
News •UIN Walisongo Semarang Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen dengan SeriusSatgas PPKS UIN Walisongo Semarang tengah melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen, menjamin keberpihakan pada korban dan proses profesional.
-
News •Wagub Jateng Dorong Penguasaan Bahasa Arab, Lestarikan Arab Pegon di Era DigitalWakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai bahasa Arab secara lisan, tetapi juga melestarikan khazanah tulisan Arab Pegon yang memiliki nilai historis dan strategis untuk diplomasi global.
-
News •UIN Walisongo Jadi Tuan Rumah Indonesian Interfaith Scholarship 2025: Harmonisasi Budaya dan AgamaUIN Walisongo Semarang menjadi tuan rumah Indonesian Interfaith Scholarship 2025, ajang internasional yang mengusung tema harmonisasi budaya dan agama. Simak detailnya!
-
News •Tahukah Anda, AI Bisa Jadi Mitra Intelektual? UIN Walisongo dan Kemenag Perkuat Literasi Digital AI AkademisiUIN Walisongo dan Kemenag berkolaborasi memperkuat Literasi Digital AI Akademisi melalui pelatihan penulisan karya ilmiah. Bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara etis dan bertanggung jawab oleh para akademisi?
-
Politik •Fakta Unik BNPT dan UIN Walisongo Perkuat Literasi Kebangsaan Tangkal Terorisme di KampusBNPT dan UIN Walisongo bersinergi perkuat Literasi Kebangsaan Tangkal Terorisme di kampus. Bagaimana pendekatan unik dengan mantan teroris ini mampu mencegah paham radikal?